SURABAYA | ALDERA NEWS – Pimpinan Redaksi Media Jurnal Peristiwa.ID, M. Nova, menyampaikan klarifikasi sekaligus hak jawab terkait pemberitaan mengenai seseorang yang disebut mengaku sebagai anggota Media Jurnal Peristiwa.ID dan diduga menjadi backup dalam kegiatan penarikan kabel milik Telkom di wilayah Kabupaten Gresik.
M. Nova menegaskan, pihaknya tidak membenarkan tindakan siapa pun yang mengatasnamakan Media Jurnal Peristiwa.ID apabila aktivitas tersebut dilakukan tanpa kewenangan redaksi. Ia juga menyatakan bahwa pihak yang dimaksud sudah tidak lagi menjadi bagian dari struktur Media Jurnal Peristiwa.ID.
“Untuk pemberitaan yang menyebut adanya anggota Media Jurnal Peristiwa.ID bernama Kafi yang diduga menjadi backup dalam penarikan kabel Telkom di wilayah Gresik, kami tegaskan bahwa hal tersebut bukan bagian dari kebijakan maupun instruksi Redaksi Media Jurnal Peristiwa.ID. Jika yang bersangkutan masih mengatasnamakan media kami, maka kami nyatakan sebagai oknum,” tegas M. Nova.
Menurut Nova, Biro Gresik Media Jurnal Peristiwa.ID telah dibubarkan sejak Februari 2026. Dengan pembubaran tersebut, seluruh struktur maupun personel yang sebelumnya berada di bawah Biro Gresik dinyatakan sudah tidak lagi menjadi bagian dari Media Jurnal Peristiwa.ID.
“Biro Gresik sudah kami bubarkan sejak Februari 2026. Seluruh wartawan, kepala biro maupun pihak-pihak yang sebelumnya berkaitan dengan Biro Gresik sudah dikeluarkan. Jadi, setelah pembubaran tersebut, mereka bukan lagi bagian dari Media Jurnal Peristiwa.ID,” jelasnya.
Nova juga mengingatkan masyarakat, instansi pemerintah, TNI, Polri maupun pihak swasta agar melakukan konfirmasi terlebih dahulu apabila menemukan seseorang yang mengaku sebagai wartawan, kepala biro, ataupun pengurus Media Jurnal Peristiwa.ID, khususnya dengan mengatasnamakan Biro Gresik.
Ia menegaskan, seseorang yang masih membawa kartu identitas pers atau mengaku sebagai bagian dari Media Jurnal Peristiwa.ID Biro Gresik setelah struktur tersebut dibubarkan, tidak memiliki hubungan dengan media tersebut.
“Apabila ada oknum yang mengatasnamakan Media Jurnal Peristiwa.ID, membawa ID card dan mengaku sebagai wartawan atau pengurus Biro Gresik, kami tegaskan bahwa itu oknum. Biro Gresik sudah tidak ada,” ujar Nova.
Lebih lanjut, Nova menyampaikan bahwa masyarakat maupun instansi yang menemukan adanya tindakan yang diduga menyimpang dari seseorang yang mengatasnamakan Media Jurnal Peristiwa.ID, sementara nama yang bersangkutan tidak tercantum dalam struktur resmi atau Box Redaksi, dipersilakan mengambil langkah sesuai ketentuan hukum.
“Kami memberikan keleluasaan kepada masyarakat maupun instansi apabila menemukan hal-hal yang menyimpang dan dilakukan oleh oknum yang mengaku sebagai bagian dari Media Jurnal Peristiwa.ID, sementara namanya tidak tercantum dalam susunan atau Box Redaksi. Silakan dilaporkan kepada pihak yang berwajib,” tegasnya.
Nova menambahkan, segala tindakan maupun aktivitas yang dilakukan oleh pihak yang sudah tidak memiliki hubungan dengan Media Jurnal Peristiwa.ID bukan lagi menjadi tanggung jawab redaksi.
Klarifikasi tersebut disampaikan sebagai bentuk hak jawab sekaligus upaya meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat mengenai keterlibatan nama Media Jurnal Peristiwa.ID dalam kegiatan penarikan kabel Telkom di wilayah Gresik.
M. Nova berharap masyarakat, instansi, serta seluruh pihak di Jawa Timur dapat melakukan pengecekan dan konfirmasi kepada redaksi apabila menemukan seseorang yang mengaku sebagai wartawan atau pengurus Media Jurnal Peristiwa.ID.
“Sekali lagi, klarifikasi ini kami sampaikan dengan sebenar-benarnya. Kami berharap masyarakat, instansi, maupun warga Jawa Timur apabila menemukan seseorang yang mengaku sebagai anggota Media Jurnal Peristiwa.ID, khususnya mengatasnamakan Biro Gresik, agar melakukan pengecekan dan konfirmasi kepada redaksi. Apabila terbukti melakukan tindakan yang menyimpang, silakan dilaporkan kepada pihak yang berwajib,” pungkas M. Nova.
ALDERA NEWS
Berani Tajam Terpercaya
( Redaksi)
Editor : Redaksi