Rekaman CCTV Kotak Amal Pondok Sidonipah Beredar, Musyawarah Warga Berakhir Damai dan Kotak Amal Dikembalikan

Reporter : Redaksi

SURABAYA | ALDERA NEWS – Beredarnya rekaman CCTV terkait kotak amal di Masjid Miftahul Ulum, Pondok Yatim, wilayah Sidonipah RT 7 RW 2, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Surabaya, mendapat perhatian masyarakat.

 

Rekaman tersebut sebelumnya menimbulkan dugaan adanya pengambilan kotak amal oleh seseorang yang terlihat mengenakan seragam Aldera. Untuk meluruskan persoalan dan mencegah berkembangnya kesalahpahaman di tengah masyarakat, pihak keluarga, tokoh masyarakat, takmir masjid, serta sejumlah ustadz kemudian memilih menyelesaikannya melalui musyawarah.

 

Pertemuan berlangsung pada Kamis, 1 Oktober 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Musyawarah tersebut dihadiri tokoh masyarakat RW 3 Saipul Bahri, perwakilan RW 2 Sidonipah, Ustadz Fausi, Ustadz Husna Hajar, Ustadz Rosi selaku guru di Masjid Miftahul Ulum, pihak takmir, warga, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

 

Dalam pertemuan tersebut, pihak-pihak yang hadir duduk bersama untuk mencari penyelesaian terbaik dengan mengedepankan suasana kekeluargaan dan menjaga ketenangan lingkungan.

 

Dari hasil musyawarah, kotak amal tersebut telah dikembalikan kepada pihak masjid dalam keadaan utuh dan tidak terdapat uang yang hilang.

 

Pihak keluarga yang bersangkutan juga menunjukkan itikad baik dengan memberikan tambahan uang untuk dimasukkan ke dalam kotak amal tersebut. Nilai nominal tambahan tersebut tidak disebutkan.

 

Dalam kesempatan itu, Aba Niman, yang mewakili pihak keluarga sekaligus hadir sebagai perwakilan warga RW 2 Sidonipah, menyampaikan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan melalui jalan musyawarah dan kekeluargaan.

 

Pihak keluarga juga menyampaikan kondisi bahwa orang yang terlihat dalam rekaman CCTV sedang mengalami persoalan pribadi dan tekanan sehingga kondisi pikirannya disebut sedang tidak stabil. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam penyelesaian secara kekeluargaan.

 

Sementara itu, Ustadz Rosi, selaku guru di Masjid Miftahul Ulum, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih setelah kotak amal beserta isinya kembali kepada pihak masjid.

 

“Alhamdulillah, terima kasih banyak. Kami legowo, karena kotak amal sudah kembali dan persoalan ini sudah diselesaikan dengan baik,” demikian inti penyampaiannya dalam musyawarah.

 

Tokoh masyarakat RW 3, Saipul Bahri, juga menyampaikan bahwa kondisi kotak amal akan tetap diperhatikan. Apabila ditemukan kerusakan, pihak keluarga telah menyatakan kesiapan untuk membantu memperbaikinya.

 

Dalam musyawarah tersebut, warga dan tokoh masyarakat yang hadir juga menekankan pentingnya tidak memperpanjang persoalan maupun menyampaikan informasi yang dapat menimbulkan fitnah atau kesalahpahaman baru.

 

Salah seorang warga yang turut hadir menyampaikan bahwa adanya pengembalian kotak amal beserta isinya dan tambahan uang dari pihak keluarga menunjukkan adanya itikad baik untuk menyelesaikan persoalan secara damai.

 

“Sudah, ini sudah kembali semua dan sudah ada itikad baik dari pihak keluarga dengan menambahkan isi kotak amal,” ujar warga tersebut dalam pertemuan.

 

Dengan demikian, hasil musyawarah menyepakati bahwa kepentingan pihak masjid tidak dirugikan. Kotak amal telah kembali beserta isinya, tidak ada uang yang dinyatakan hilang, dan persoalan diselesaikan secara kekeluargaan dengan disaksikan tokoh masyarakat, pihak takmir, serta para ustadz.

 

Para pihak yang hadir berharap kejadian tersebut dapat menjadi pembelajaran bersama agar setiap persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat dapat diselesaikan melalui komunikasi, tabayun, dan musyawarah sebelum berkembang menjadi kesalahpahaman yang lebih luas.

 

Musyawarah tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa persoalan terkait kotak amal Masjid Miftahul Ulum Pondok Yatim Sidonipah telah ditempuh melalui jalan kekeluargaan dan diselesaikan dengan mengutamakan kerukunan masyarakat.

 

ALDERA NEWS – berani tajam terpercaya

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru