TES DNA PASTIKAN IDENTITAS KORBAN, JENAZAH IBU DAN ANAK KORBAN PEMBUNUHAN DI MADIUN AKHIRNYA DISERAHKAN KEPADA Keluarga

Reporter : Redaksi

**SURABAYA | ALDERA NEWS — Jumat, 6 November 2026**

 

Suasana haru menyelimuti Rumah Sakit Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan forensik dan pengujian DNA, Polda Jawa Timur akhirnya menyerahkan dua jenazah korban pembunuhan ibu dan anak di Kota Madiun kepada pihak keluarga, Rabu (4/11/2026).

 

Kedua korban diketahui bernama **Dini Hardianti dan putranya, Ashaka Ghava El Faezaya**. Penyerahan jenazah tersebut menjadi momen emosional setelah keluarga menanti kepastian identitas kedua korban melalui proses pemeriksaan ilmiah.

 

Kepastian identitas diperoleh setelah tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Jatim menyelesaikan pemeriksaan terhadap 15 fragmen tulang yang ditemukan dalam penanganan kasus tersebut.

 

Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol. Dr. dr. Wahono Edi Prastowo, Sp.PD., M.A.R.S., FINASIM., menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan forensik memastikan seluruh fragmen yang diperiksa merupakan tulang manusia.

 

Pemeriksaan kemudian dilanjutkan melalui pengujian DNA dengan menggunakan sampel pembanding dari ibu korban.

 

Hasil pengujian DNA yang diterima pada 30 Oktober 2026 menunjukkan kecocokan identik antara fragmen tulang dengan sampel pembanding tersebut.

 

“Bisa dipastikan bahwa fragmen tulang itu merupakan bagian dari jenazah almarhum korban,” jelas Kombes Pol. Wahono.

 

**MOMEN HARU SAAT JENAZAH DISERAHKAN**

 

Setelah identitas kedua korban dipastikan melalui hasil pemeriksaan ilmiah, pihak kepolisian melaksanakan prosesi penyerahan jenazah kepada keluarga.

 

Momen tersebut berlangsung penuh kesedihan. Ibu korban yang menerima langsung jenazah anak dan cucunya tampak tak kuasa menahan tangis. Dengan penuh haru, ia memeluk foto kedua almarhum sebagai ungkapan duka mendalam setelah melalui masa penantian panjang.

 

Dalam prosesi tersebut, petugas Dokkes Polda Jatim turut menyampaikan doa agar kedua korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta seluruh amal ibadahnya diterima.

 

Pihak keluarga juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolda Jawa Timur beserta seluruh jajaran dan tim yang telah membantu proses pemeriksaan hingga pengurusan jenazah.

 

Dengan suara bergetar, ibu korban berharap segala kebaikan yang telah diberikan oleh jajaran kepolisian mendapatkan balasan dari Allah SWT.

 

Usai prosesi serah terima, kedua peti jenazah berwarna putih yang masing-masing dilengkapi foto almarhum langsung dimasukkan ke dalam ambulans Dokkes Polda Jatim.

 

Selanjutnya, kedua jenazah dibawa menuju Madiun untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

 

**PENYIDIKAN DIPASTIKAN TERUS BERLANJUT**

 

Di sisi lain, Polda Jawa Timur menegaskan bahwa proses penyidikan kasus pembunuhan ibu dan anak di Kota Madiun tetap berlanjut.

 

Kepolisian berkomitmen mengusut perkara tersebut hingga tuntas serta memastikan pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tragis itu diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Penyerahan jenazah ini menjadi langkah penting dalam memberikan kepastian identitas kepada keluarga korban. Namun, di balik kepastian tersebut, masih ada harapan besar agar keadilan benar-benar ditegakkan dan seluruh rangkaian perkara dapat terungkap secara terang.

 

**ALDERA NEWS**

*Berani Tajam Terpercaya*

 

**(M. DJUNAIDI)**

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru