PRIA DI MAKASSAR MENGAMUK! TAK DIBERI UANG JUDOL, SEPUPOH TEWAS DIBACOK, ISTRI KRITIS

Reporter : Redaksi

ALDERA NEWS | MAKASSAR — Peristiwa berdarah kembali mengguncang warga Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan. Seorang pria berinisial SF (40) nekat melakukan aksi brutal dengan menyerang istri dan sepupunya sendiri menggunakan senjata tajam, diduga dipicu emosi akibat tidak diberi uang untuk bermain judi online.

 

Kejadian tragis tersebut berlangsung pada Minggu malam (12/4/2026) dan sontak membuat warga sekitar panik. Dalam kondisi diduga dipengaruhi minuman keras, pelaku pulang ke rumah lalu terlibat cekcok dengan istrinya, MR (40), setelah permintaannya untuk diberi uang tidak dipenuhi.

 

Amarah pelaku memuncak. Tanpa kendali, ia mengambil parang dan langsung menyerang sang istri hingga mengalami luka serius di bagian punggung.

 

Situasi semakin mencekam saat RF (45), sepupu pelaku, datang untuk melerai. Bukannya mereda, pelaku justru tersulut emosi dan menantang korban. Adu mulut pun tak terhindarkan hingga akhirnya berujung maut.

 

Menurut keterangan pihak kepolisian, pelaku sempat memperingatkan korban agar tidak mencampuri urusan rumah tangganya. Namun peringatan itu berubah menjadi ancaman mematikan. Dalam sekejap, pelaku mengayunkan parang ke arah leher korban hingga tersungkur bersimbah darah.

 

Warga yang menyaksikan kejadian itu langsung berusaha memberikan pertolongan. Kedua korban kemudian dilarikan ke RS Umum Sayang Rakyat. Namun nahas, nyawa RF tidak dapat diselamatkan akibat luka parah di bagian leher. Sementara itu, MR hingga kini masih menjalani perawatan intensif.

 

Usai melakukan aksinya, pelaku sempat melarikan diri dan bersembunyi. Aparat kepolisian dari Polsek Biringkanaya bersama Unit Jatanras Polrestabes Makassar bergerak cepat melakukan pengejaran.

 

Tak butuh waktu lama, pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan di lokasi persembunyiannya. Dalam pemeriksaan, SF mengakui seluruh perbuatannya dilakukan dalam kondisi mabuk setelah mengonsumsi minuman keras.

 

Kapolsek Biringkanaya, AKP Andik Wahyu Cahyono, menjelaskan bahwa motif utama dari kejadian ini adalah kemarahan pelaku karena tidak diberikan uang untuk bermain judi online.

 

Sementara itu, Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, AKP Hamka, menegaskan bahwa faktor konsumsi alkohol turut memperparah kondisi emosional pelaku hingga nekat melakukan tindakan keji tersebut.

 

Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian. Pelaku terancam dijerat dengan pasal berlapis terkait pembunuhan dan penganiayaan berat.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan bahaya kecanduan judi online dan konsumsi minuman keras yang dapat memicu tindakan kriminal hingga merenggut nyawa.

 

 

 

 

ALDERA NEWS

Berani • Tajam • Terpercaya

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru