x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

Cemburu Membara Berujung Maut! Bidan RSUD Besuki Tewas Dihabisi Suami Sendiri, Jasad Dibuang ke Drainase

Avatar Redaksi

Info Publik

SITUBONDO – ALDERA NEWS | Tragedi rumah tangga yang berujung pembunuhan menggemparkan warga Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Seorang bidan yang dikenal berdedikasi dan mengabdi di RSUD Besuki ditemukan meninggal dunia secara mengenaskan di dalam saluran drainase di wilayah Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Sabtu malam (6/6).

 

Korban diketahui bernama Murtafia Rafika Devi (34). Perempuan yang sehari-hari bertugas sebagai tenaga kesehatan itu diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh suaminya sendiri, Ahmad Rizky Hidayaturrahman (32).

 

Peristiwa tragis tersebut sontak mengundang perhatian masyarakat dan menimbulkan duka mendalam, baik bagi keluarga korban maupun rekan-rekan sejawatnya di dunia kesehatan. Banyak warga yang tidak menyangka bahwa rumah tangga pasangan tersebut berakhir dengan tragedi berdarah.

 

Kasus ini mulai terungkap setelah pelaku mendatangi aparat kepolisian dan menyerahkan diri pada Minggu dini hari. Dalam pengakuannya, ia mengaku telah menghabisi nyawa istrinya dan menunjukkan lokasi tempat jasad korban disembunyikan.

 

Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian bergerak cepat menuju lokasi yang dimaksud. Setelah dilakukan pencarian dan olah tempat kejadian perkara, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam saluran air atau drainase yang berada di kawasan Desa Kalianget.

 

Kapolsek Banyuglugur, AKP Teguh Santoso, membenarkan adanya penemuan jasad seorang perempuan yang diduga menjadi korban pembunuhan. Penanganan kasus kemudian diambil alih oleh Satreskrim Polres Situbondo untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Selimat, menjelaskan bahwa tersangka telah diamankan sejak Minggu pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Setelah proses evakuasi selesai dilakukan, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Abdoer Rahem Situbondo guna menjalani autopsi oleh tim forensik.

 

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka berat akibat benturan benda tumpul pada tubuh korban. Dari hasil autopsi, korban diduga meninggal dunia setelah mengalami hantaman benda keras pada bagian vital tubuhnya.

 

Polisi juga berhasil mengamankan sebuah batu yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban. Barang bukti tersebut kini telah disita dan menjadi salah satu alat bukti utama dalam proses penyidikan.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif pembunuhan diduga dipicu oleh rasa cemburu yang berlebihan. Pelaku mengaku diliputi emosi dan rasa curiga terhadap istrinya hingga kehilangan kendali. Perasaan tersebut diduga memuncak dan berujung pada tindakan kekerasan yang menyebabkan korban kehilangan nyawanya.

 

Meski demikian, penyidik masih terus mendalami latar belakang peristiwa tersebut guna memastikan seluruh rangkaian kejadian, termasuk kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi tindakan pelaku.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa konflik rumah tangga yang tidak diselesaikan secara sehat dapat berujung pada tindakan fatal. Masyarakat pun berharap proses hukum berjalan transparan dan pelaku mendapatkan hukuman setimpal sesuai dengan perbuatannya.

 

Kini, Ahmad Rizky Hidayaturrahman resmi ditetapkan sebagai tersangka dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Polisi terus melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap berikutnya.

 

Tragedi yang merenggut nyawa seorang tenaga kesehatan ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat Situbondo. Sosok Murtafia Rafika Devi yang selama ini dikenal mengabdikan dirinya untuk melayani masyarakat kini telah tiada akibat aksi keji yang diduga dilakukan oleh orang terdekatnya sendiri.

 

ALDERA NEWS

Berani • Tajam • Terpercaya

 

( Redaksi)

Artikel Terbaru
Minggu, 13 Sep 2026 15:08 WIB | Info Publik

Maulid Nabi di Simokerto, Modin Modina Teguhkan Komitmen Melayani Umat

SURABAYA | ALDERA NEWS – Semangat memperkuat pelayanan kepada masyarakat terus digaungkan Paguyuban Modin Modina Kecamatan Simokerto. Momentum Maulid Nabi M ...
Minggu, 13 Sep 2026 01:17 WIB | Peristiwa

Lomba Mewarnai Warnai Semarak Posyandu Ceria, Edukasi Kesehatan Ibu dan Balita Digelar di Kaza Mall

SURABAYA | ALDERA NEWS – Kegiatan Posyandu Ceria yang dirangkai dengan lomba mewarnai berlangsung meriah di Kaza Mall, Surabaya. Kegiatan yang digelar di l ...
Minggu, 13 Sep 2026 01:01 WIB | Info Publik

DLH Surabaya Turun ke Kali Seng, Trash Boom Dipasang dan Warga Diajak Hentikan Kebiasaan Buang Sampah ke Sungai

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan terus dilakukan Pemerintah Kota Surabaya. Kali Seng yang berada di kawasan perbatasan K ...
Minggu, 13 Sep 2026 00:05 WIB | Info Publik

Tiga Pilar Simokerto Patroli Skala Besar Tengah Malam, Titik Rawan dan Gengster Jadi Sasaran

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran tiga pilar Kecamatan Simokerto, Surabaya. Patroli skala besar ...
Sabtu, 12 Sep 2026 18:30 WIB | Peristiwa

Petunjuk P-19 Buka Babak Baru, Penyidik Polrestabes Surabaya Dalami Dugaan Pencabulan 2019

SURABAYA | ALDERA NEWS – Penanganan kasus dugaan pencabulan yang terjadi pada 2019 kembali memasuki tahap pendalaman. Penyidik Satres PPA-PPO Polrestabes S ...
Sabtu, 12 Sep 2026 12:16 WIB | Peristiwa

Kejar-kejaran di Jalan Kenjeran, Pemuda Surabaya Dibekuk Bawa 3.000 Pil Y

SURABAYA | ALDERA NEWS – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya berhasil meringkus seorang pemuda berinisial AS (23) yang diduga terlibat d ...