Panitia Maulid Nabi Simolawang Resmi Dibubarkan, LPJ Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Silaturahmi NU

Reporter : Redaksi

SURABAYA | ALDERA NEWS – Rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Simolawang pada 17 September 2026 memasuki tahap akhir. Panitia pelaksana dijadwalkan menggelar rapat pertanggungjawaban sekaligus pembubaran kepanitiaan pada Senin malam, 5 Oktober 2026.

 

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kebon Dalem 7, Surou Lanceng, kediaman/lingkungan Kyai Moch. Ismail MS., S.Pd.I.

 

Agenda utama dalam pertemuan tersebut meliputi penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW, pembubaran kepanitiaan, serta sejumlah agenda lain yang berkaitan dengan evaluasi dan tindak lanjut kegiatan.

 

Rapat ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antarunsur organisasi NU di wilayah Simolawang dan Kecamatan Simokerto. Selain sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan, penyampaian LPJ diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial berikutnya.

 

Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2026 diketuai Isrofil, yang juga menjabat sebagai Ketua Ranting NU Simolawang. Posisi wakil ketua dipercayakan kepada Ikhwanul Fadly.

 

Sementara itu, jajaran sekretariat terdiri dari Husein, Shonhaji, dan Muqaffi. Untuk bidang keuangan, bendahara dijalankan oleh H. Misnawi, Zaiful Bahri, dan Nidya Rachmawati.

 

Undangan rapat pembubaran tersebut ditujukan kepada Pengurus Ranting NU Simolawang, seluruh Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW 17 September 2026, Ranting Muslimat NU Simolawang, Fatayat NU Ranting Simolawang, IPNU-IPPNU Ranting Simolawang, Ansor Ranting Simolawang, Banser, PS Pagar Nusa Simolawang, serta jajaran MWC NU Simokerto.

 

Sejumlah jajaran pengurus MWC NU Simokerto juga dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Sekretaris MWC NU Simokerto Moch. Yasin, jajaran Syuriah MWC NU Simokerto KH. Ismail MS., Pd.I, Banser Satkoryon Simokerto yang dipimpin Komandan Syahir, serta jajaran Ansor yang diwakili Sdr. Ryan.

 

Dengan adanya rapat LPJ dan pembubaran panitia ini, seluruh rangkaian kepanitiaan Maulid Nabi Muhammad SAW 17 September 2026 secara resmi memasuki tahap penyelesaian. Kebersamaan yang telah terbangun selama proses persiapan hingga pelaksanaan diharapkan tetap terjaga dan menjadi modal untuk memperkuat kegiatan keagamaan, sosial, serta kemasyarakatan di lingkungan NU Simolawang dan Simokerto.

 

Pembubaran panitia bukan berarti berakhirnya kebersamaan, melainkan menjadi bagian dari proses organisasi untuk melakukan evaluasi, menyelesaikan tanggung jawab, dan kembali melanjutkan pengabdian di tengah masyarakat.

 

ALDERA NEWS – BERANI TAJAM TERPERCAYA

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru