**SIDOARJO | ALDERA NEWS** – Komitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan hunian terus diperkuat Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya. Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan suasana yang aman, tertib, dan humanis, sehingga seluruh warga binaan dapat menjalani proses pembinaan secara optimal.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya, **Tristiantoro Adi Wibowo**, bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), **Andra Naftali Gustaf Vano**, memimpin langsung kegiatan pengarahan keamanan dan ketertiban bagi seluruh penghuni Blok Chandrapura. Kegiatan tersebut berlangsung di selasar blok hunian Rutan Kelas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, pada Kamis (8/10/2026).
Kegiatan diawali dengan pengarahan tatap muka secara mendadak oleh jajaran pengamanan. Dalam kesempatan tersebut, warga binaan diingatkan agar senantiasa mematuhi peraturan yang berlaku, menjaga kebersihan kamar hunian, tidak menyimpan barang-barang terlarang, serta menjunjung tinggi sikap saling menghormati antarsesama penghuni.
Pengarahan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kedisiplinan sekaligus meningkatkan kesadaran warga binaan terhadap pentingnya menjaga lingkungan hunian yang aman dan kondusif.
Seluruh warga binaan mengikuti arahan dengan tertib. Selain menerima penjelasan mengenai aturan dan tata tertib, mereka juga diberikan ruang untuk berdialog secara langsung dengan jajaran pengamanan guna menyampaikan kendala maupun persoalan yang dihadapi di dalam blok hunian.
Pendekatan yang terbuka dan komunikatif tersebut diharapkan dapat membangun hubungan yang baik antara petugas dan warga binaan. Dengan demikian, potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini melalui komunikasi, pengawasan, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
Upaya ini sekaligus menegaskan bahwa keamanan di lingkungan rutan tidak hanya bertumpu pada pengawasan petugas, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi seluruh penghuni dalam menjaga ketertiban bersama.
Melalui pembinaan yang persuasif dan berkelanjutan, Rutan Kelas I Surabaya berupaya menghadirkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, bersih, dan manusiawi. Kondisi yang kondusif menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pemenuhan hak-hak warga binaan serta kelancaran program pembinaan kepribadian dan kemandirian.
Dengan penguatan disiplin dan komunikasi secara langsung, diharapkan seluruh warga binaan dapat mengikuti proses pembinaan dengan baik hingga masa pidana berakhir.
**ALDERA NEWS – Berani, Tajam, Terpercaya.**
( Redaksi)
Editor : Redaksi