MAUT DI REL KREMBANGAN! NENEK 74 TAHUN TEWAS TERHANTAM KERETA API, TERDUGA TAK SADAR ADA LOKOMOTIF MELINTAS

Reporter : Redaksi

Surabaya — Peristiwa tragis terjadi di kawasan perlintasan rel Jalan Krembangan Mulyo, Kota Surabaya, Selasa (31/3), ketika seorang nenek berusia 74 tahun dilaporkan meninggal dunia usai tertabrak kereta api.

 

Korban yang diketahui berinisial S, warga setempat, ditemukan dalam kondisi tergeletak di sisi rel dengan luka berat di beberapa bagian tubuh. Kejadian tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian melaporkan insiden itu ke layanan darurat.

 

Laporan diterima oleh Command Center 112 sekitar pukul 10.46 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas gabungan dari BPBD Kota Surabaya bersama PMI segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

 

Sesampainya di tempat kejadian, petugas mendapati korban sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri. Proses evakuasi pun dilakukan dengan cepat dan hati-hati sebelum korban dibawa menuju fasilitas kesehatan terdekat.

 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Linda Novanti, menjelaskan bahwa tim langsung melakukan pemeriksaan awal sebelum mengevakuasi korban.

 

“Korban saat ditemukan sudah tidak sadar. Kami bersama tim PMI langsung melakukan evakuasi untuk penanganan medis lebih lanjut,” ujarnya.

 

Korban kemudian dilarikan ke RSU dr. Soetomo Surabaya. Namun, akibat luka serius yang diderita, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

 

Sementara itu, pihak kepolisian mengungkapkan bahwa insiden bermula saat korban berada di area rel kereta api. Tidak lama berselang, kereta api yang melintas dari arah Stasiun Pasar Turi menuju Kalimas diduga langsung menyambar korban.

 

Akibat benturan tersebut, korban bahkan sempat terseret sejauh kurang lebih lima meter dari titik awal kejadian.

 

Kapolsek Bubutan, Sandi Putra, menduga korban tidak menyadari datangnya kereta api yang melintas di lokasi tersebut.

 

“Dugaan sementara, korban tidak mengetahui adanya kereta yang melintas sehingga tidak sempat menghindar,” jelasnya.

 

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kejadian, termasuk kemungkinan faktor lain yang turut memicu insiden tersebut.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat berada di sekitar jalur rel kereta api, terutama di perlintasan terbuka yang tidak dilengkapi dengan sistem pengamanan maksimal.

 

 

 

ALDERA NEWS

Cepat, Tepat, dan Terpercaya

 

( A.z.mustopa)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru