# L-KPK APRESIASI LANGKAH KAPOLRES SAMPANG, ULAMA DIGANDENG PERANGI NARKOBA HINGGA CURANMOR

Reporter : Redaksi

**SAMPANG** — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Sampang mendapat apresiasi dari Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L-KPK) Sampang, H. Sujai. Ia menilai langkah Kapolres Sampang, AKBP Anang Hardiyanto, yang memperkuat kolaborasi dengan ulama, tokoh masyarakat, dan media merupakan strategi penting dalam menjawab berbagai persoalan keamanan di tengah masyarakat.

 

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul kegiatan *Ngopi Bareng Ulama* yang digelar di kediaman H. Rizal, Jalan Raya Pasar Omben, Kecamatan Omben, Rabu (21/10/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.00 WIB itu dihadiri sekitar 25 peserta dari berbagai unsur, mulai dari jajaran Polres Sampang dan Polsek Omben, pengasuh pondok pesantren, perwakilan pemerintah desa, aktivis, hingga elemen masyarakat dan media setempat.

 

Menurut Sujai, pendekatan humanis yang dibangun melalui komunikasi langsung dengan tokoh agama dan masyarakat menjadi langkah strategis untuk memperkuat pencegahan gangguan kamtibmas. Terlebih, persoalan peredaran narkoba yang menjangkau wilayah pedesaan, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta kemacetan di kawasan Pasar Omben membutuhkan penanganan yang melibatkan berbagai pihak.

 

“Langkah Kapolres Sampang menggandeng ulama dan media patut diapresiasi. Ini menunjukkan bahwa menjaga keamanan bukan hanya soal penindakan, tetapi juga membutuhkan pencegahan, komunikasi, dan partisipasi aktif masyarakat,” ujar Sujai.

 

Ia juga memberikan apresiasi terhadap kinerja jajaran kepolisian dalam pengungkapan sejumlah kasus melalui fungsi reserse kriminal, narkoba, dan lalu lintas. Penindakan terhadap kasus curanmor, penyalahgunaan narkotika, serta balap liar dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Sujai berharap, capaian tersebut dapat terus ditingkatkan melalui pelayanan kepolisian yang responsif serta sinergi berkelanjutan dengan masyarakat.

 

**SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA MENYASAR LINGKUNGAN SEKOLAH**

 

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Sampang menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

 

Salah satu aspirasi yang mengemuka disampaikan tokoh ulama, KH. Zahir Fanani. Ia mengusulkan agar sosialisasi mengenai bahaya narkoba diperluas hingga ke lingkungan sekolah, sehingga upaya pencegahan dapat menjangkau generasi muda sejak dini.

 

Menanggapi usulan tersebut, Kapolres menyatakan akan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) serta instansi terkait guna mendukung langkah edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.

 

Selain itu, jajaran Satuan Reserse Kriminal dan Satuan Lalu Lintas juga akan melakukan evaluasi terhadap penanganan kasus curanmor serta pengaturan arus lalu lintas di kawasan Pasar Omben.

 

Langkah tersebut diharapkan mampu menjawab keluhan masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran kepolisian dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada warga.

 

Kegiatan yang berakhir sekitar pukul 17.15 WIB itu berlangsung aman dan kondusif. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kemitraan antara Polri, ulama, pemerintah, media, dan masyarakat sipil dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Kabupaten Sampang.

 

Sinergi yang berkelanjutan dinilai menjadi salah satu kunci agar upaya pemberantasan narkoba, pencegahan curanmor, serta penanganan persoalan ketertiban umum dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

 

**ALDERA NEWS — Berani Tajam Terpercaya**

 

( D.junaidi)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru