Bukan Soal Pangkat! Kapolrestabes Surabaya Luthfie Sulistiawan Turun ke Lantai, Rangkul Balita Terlantar

Reporter : Redaksi

SURABAYA | ALDERA NEWS — 26 Oktober 2026

 

Di balik ketegasan seorang pemimpin kepolisian, tersimpan sisi kemanusiaan yang menyentuh hati. Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si., bersama sang istri, Inge Luthfie, mengunjungi Griya Balita SYD Indonesia, pusat perawatan bayi dan balita terlantar di Surabaya.

 

Kunjungan tersebut menjadi sorotan setelah beredarnya video yang memperlihatkan keduanya berinteraksi hangat dengan anak-anak yang mendapatkan perawatan di tempat tersebut.

 

Dalam video itu, Luthfie terlihat duduk lesehan di lantai keramik. Dua balita berseragam biru menghampirinya dan langsung memeluknya. Ia membalas pelukan tersebut, kemudian menggendong keduanya sekaligus dengan penuh keakraban.

 

Suasana semakin mengharukan ketika Luthfie berbaring telentang di lantai. Ia membiarkan anak-anak bermain di dekatnya, menarik peluit, serta menyentuh bintang pada seragam yang dikenakannya.

 

Dengan nada lembut, ia mengajak anak-anak berbincang dan mengenali warna. Sikap tersebut memperlihatkan suasana akrab tanpa jarak antara seorang pejabat kepolisian dan anak-anak yang membutuhkan perhatian.

 

Di sisi lain, Inge Luthfie juga menunjukkan perhatian penuh kasih. Mengenakan seragam Bhayangkari berwarna merah muda, ia terlihat menggendong seorang bayi dan menyuapkan susu melalui botol dot. Sesekali, ia mengusap kepala bayi tersebut dengan lembut.

 

Momen itu menghadirkan gambaran tentang pentingnya kasih sayang, perhatian, dan kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perlindungan serta pengasuhan.

 

Tak hanya berinteraksi, Luthfie juga memberikan motivasi kepada anak-anak yang lebih besar. Dengan menggunakan mikrofon, ia mengajak mereka membayangkan cita-cita di masa depan.

 

“Siapa yang mau jadi polisi, angkat tangan!” serunya kepada anak-anak.

 

Sejumlah tangan mungil pun terangkat. Momen sederhana tersebut menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki hak untuk bermimpi, memperoleh kesempatan, dan menatap masa depan dengan penuh harapan.

 

Dalam kunjungan itu, Luthfie juga berbincang dengan para pengasuh mengenai kondisi anak-anak yang dirawat di Griya Balita SYD Indonesia. Salah satu kisah yang turut dibicarakan adalah tentang Mas Rahmat, anak yang disebut ditemukan dalam kondisi memprihatinkan sebelum akhirnya mendapatkan tempat perawatan yang layak.

 

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kepedulian sosial yang ditunjukkan jajaran Polrestabes Surabaya terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian. Kehadiran langsung di tengah mereka juga menjadi ruang untuk melihat lebih dekat peran pengasuh dalam memberikan perlindungan dan pendampingan.

 

Video tersebut pun menarik perhatian masyarakat di media sosial. Interaksi hangat antara Luthfie, Inge, dan anak-anak memperlihatkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian sosial dan pendekatan kemanusiaan.

 

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, perhatian terhadap anak-anak terlantar menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui tindakan besar. Kehadiran, pelukan, perhatian, dan kasih sayang dapat menjadi bagian penting dalam memberikan semangat kepada mereka.

 

ALDERA NEWS — Berani, Tajam, Terpercaya.

 

( Djunaidi)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru