HARAPAN BARU DI BALIK JERUJI! WARGA BINAAN RUTAN KRAKSAAN DAPAT AKSES PENDIDIKAN PAKET A, B, DAN C

Reporter : Redaksi

ALDERA NEWS – PROBOLINGGO

 

Angin segar pembinaan kembali berhembus dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kraksaan, Jawa Timur. Di tengah keterbatasan ruang gerak, harapan baru justru tumbuh lewat jalur pendidikan. Rutan Kraksaan resmi menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo untuk menghadirkan program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C bagi warga binaan.

 

Langkah ini bukan sekadar program formalitas, melainkan wujud nyata komitmen menghadirkan keadilan pendidikan bagi semua, tanpa terkecuali. Warga binaan yang tengah menjalani masa pidana kini tetap memiliki kesempatan untuk belajar, berkembang, dan menata masa depan yang lebih baik.

 

Kepala Rutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menegaskan bahwa pembinaan di dalam rutan tidak hanya berfokus pada kedisiplinan dan perilaku, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan menjadi salah satu kunci utama dalam proses tersebut.

 

“Ini bukan hanya soal menjalani hukuman, tapi bagaimana mereka bisa bangkit. Pendidikan kesetaraan ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam memenuhi hak warga binaan agar tetap bisa meraih masa depan,” tegasnya.

 

Program ini mencakup tiga jenjang pendidikan, yakni Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA). Dengan adanya program tersebut, warga binaan dapat melanjutkan pendidikan yang sempat terhenti, sekaligus membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan dasar sebelum kembali ke masyarakat.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo, Hary Tjahjono, menilai kolaborasi ini sebagai langkah penting dalam memastikan pendidikan tetap inklusif. Ia menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk menghentikan hak belajar seseorang, termasuk bagi mereka yang sedang menjalani pembinaan.

 

“Pendidikan adalah hak semua warga negara. Sinergi ini menjadi bukti bahwa negara hadir untuk semua, termasuk warga binaan. Kami akan terus mendukung keberlanjutan program ini,” ujarnya.

 

Program pendidikan kesetaraan di Rutan Kraksaan juga diharapkan mampu membangun kembali rasa percaya diri para warga binaan. Dengan bekal pendidikan, mereka diharapkan tidak hanya kembali ke masyarakat, tetapi juga mampu berkontribusi secara positif dan produktif.

 

Lebih dari sekadar program pembinaan, langkah ini menjadi simbol bahwa setiap orang berhak mendapat kesempatan kedua. Di balik jeruji, harapan itu kini mulai menyala—melalui buku, pembelajaran, dan tekad untuk berubah menjadi lebih baik.

 

ALDERA NEWS – Berani, Tajam, Terpercaya

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru