đź”´ NGAKU INTEL, LANSIA NEKAT PERAS PEMUDA DI MASJID! MODUS PISTOL MAINAN TERBONGKAR

Reporter : Redaksi

BANYUWANGI – Aksi kriminal dengan modus menyamar sebagai aparat kembali terjadi. Seorang pria lanjut usia berinisial D (61), warga Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, diamankan polisi setelah nekat merampas uang seorang pemuda di area masjid.

 

Kasus ini diungkap Unit Reskrim Polsek Rogojampi, Polresta Banyuwangi, usai menerima laporan dari korban, Rifki Aldiasyah (18), warga Kecamatan Asembagus, Situbondo, pada Senin (30/3/2026).

 

Peristiwa tersebut terjadi di Masjid Nurul Huda, Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi. Saat itu korban tengah beristirahat sejak pukul 04.30 WIB.

 

Sekitar pukul 10.50 WIB, pelaku menghampiri korban dan mengaku sebagai intel polisi. Untuk meyakinkan aksinya, pelaku membawa pistol mainan yang diselipkan di pinggang.

 

Pelaku kemudian menuduh korban membawa obat terlarang dan langsung melakukan penggeledahan secara paksa.

 

Dalam aksinya, pelaku berhasil merampas uang korban sebesar Rp675 ribu.

 

Tak hanya itu, pelaku juga melakukan kekerasan. Ia sempat mengayunkan bambu ke arah korban dan melempar batu hingga mengenai punggung korban.

 

Ironisnya, saat korban berusaha melarikan diri, pelaku justru berteriak “maling” guna menarik perhatian warga sekitar.

 

Berbekal laporan korban, polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan berhasil mengamankan pelaku yang ciri-cirinya sesuai dengan keterangan korban.

 

Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui seluruh perbuatannya.

 

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa:

 

Pistol mainan

 

Batang bambu

 

Batu

 

Sisa uang hasil pemerasan sebesar Rp513 ribu

 

 

Polisi menyebut motif pelaku didasari faktor ekonomi. Saat ini pelaku telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 482 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pemerasan.

 

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap oknum yang mengaku sebagai aparat.

 

Masyarakat diminta memastikan identitas resmi apabila menemukan pihak yang mengaku petugas namun bertindak mencurigakan.

 

 

 

ALDERA NEWS

Berani • Tajam • Akurat

 

( I.rama )

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru