Tim Opsnal Polsek Simokerto & Jatanras Bergerak Cepat! Satu Pelaku Pembunuhan M. Jaiz Dibekuk di Madura

Reporter : Redaksi

SURABAYA — Aparat kepolisian akhirnya berhasil mengamankan satu dari empat pelaku dalam kasus pembunuhan tragis yang menewaskan Muhammad Jaiz (57), warga Jalan Pragoto II, Simokerto, Surabaya. Penangkapan ini menjadi bukti gerak cepat tim gabungan dalam mengungkap kasus berdarah yang terjadi pada Kamis, 23 April 2026.

 

Pelaku berhasil diringkus oleh tim opsnal gabungan dari Unit Reskrim Polsek Simokerto dan Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya di wilayah Sampang, Madura, hanya selang satu hari setelah kejadian. Hingga kini, identitas pelaku masih dirahasiakan oleh pihak kepolisian guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

 

Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Evan Caesar Ibrahim, membenarkan bahwa tersangka telah diamankan dan saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan intensif.

 

“Betul, tersangka sudah diamankan dan saat ini berada di kantor. Untuk keterangan lengkap akan disampaikan langsung oleh Kapolrestabes dalam konferensi pers,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, mengungkapkan bahwa dalam kasus ini terdapat empat orang pelaku yang terlibat. Seluruh identitas pelaku telah dikantongi oleh pihak kepolisian, dan saat ini tim masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang masih buron.

 

“Korban dibacok oleh empat orang pelaku. Identitas sudah kami ketahui dan anggota masih melakukan pengejaran,” tegasnya.

 

Diketahui, korban Muhammad Jaiz ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka bacok serius di bagian dada dan kepala. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB dan sempat menggegerkan warga sekitar lokasi kejadian.

 

Aksi cepat dan sinergi antara Polsek Simokerto dan Jatanras Polrestabes Surabaya mendapat apresiasi, mengingat dalam waktu singkat salah satu pelaku berhasil ditangkap. Polisi memastikan akan terus memburu pelaku lain hingga seluruhnya tertangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

 

Kasus ini kini masih dalam pengembangan, termasuk pendalaman motif pembunuhan yang diduga melibatkan lebih dari satu pelaku dengan perencanaan tertentu.

 

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.

 

Aldera News — Berani, Tajam, Terpercaya

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru