PEMBUNUHAN SADIS DI WONOKUSUMO! PRIA ASAL SAMPANG TEWAS DIBACOK SAAT HENDAK BEKERJA

Reporter : Redaksi

ALDERA NEWS | BERANI, TAJAM, TERPERCAYA

 

Peristiwa pembunuhan brutal kembali mengguncang wilayah Surabaya. Seorang pria bernama Hasan, warga asal Sampang, Madura, ditemukan tewas mengenaskan setelah menjadi korban pembacokan di kawasan Wonokusumo Jaya Pinggir, Kecamatan Semampir, pada Rabu pagi (29/4/2026).

 

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari warga di lokasi kejadian, insiden berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, tepatnya di sebuah gang sempit dekat rel kereta api, tak jauh dari lingkungan sekolah setempat.

 

Menurut informasi awal dari awak media Aldera News, korban saat itu hendak berangkat bekerja sebagai kuli bangunan. Hasan terlihat membawa sebuah mejikom di tangan kanannya. Sebelum kejadian, korban sempat berhenti sejenak untuk ngopi dan merokok sambil duduk santai di sebuah kursi panjang di sekitar lokasi.

 

Namun suasana tenang itu berubah mencekam dalam hitungan menit.

 

Tiba-tiba, dua orang tak dikenal mendatangi korban. Tak lama kemudian, dua orang lainnya menyusul ke lokasi. Tanpa banyak percakapan, para pelaku langsung melakukan aksi pembacokan secara brutal terhadap Hasan.

 

Korban mengalami luka yang sangat parah. Warga menyebut, bagian paha korban mengalami luka terbuka hingga daging terkelupas, sementara bagian perut mengalami luka robek hingga usus terburai. Meski dalam kondisi kritis, korban sempat berusaha melarikan diri sejauh kurang lebih lima meter sebelum akhirnya terjatuh akibat kehabisan darah.

 

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan dua buah selongsong atau sarung senjata tajam jenis celurit yang tertinggal di lokasi. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa pelaku menggunakan senjata celurit dalam aksi pembacokan tersebut.

 

Selain itu, pihak kepolisian saat ini juga masih mengumpulkan rekaman CCTV dari sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian guna mengidentifikasi para pelaku dan memastikan kronologi secara lebih detail.

 

Peristiwa ini terjadi di wilayah Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, yang dikenal sebagai kawasan padat penduduk. Dugaan sementara, motif pembunuhan mengarah pada persoalan asmara, berdasarkan informasi yang beredar di kalangan warga setempat.

 

Tak berselang lama, aparat dari Polsek Semampir bersama tim Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Resmob, serta tim Inafis dari Polda Jawa Timur langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti.

 

Sekitar pukul 10.00 WIB, jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans layanan darurat 112 untuk dibawa ke rumah sakit guna menjalani proses autopsi lebih lanjut.

 

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap identitas para pelaku serta motif pasti di balik aksi pembunuhan keji tersebut.

 

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian ini.

 

ALDERA NEWS | BERANI, TAJAM, TERPERCAYA

 

( M.soleh)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru