AMUK MASSA DI PANTAI WEDIAWU! WISATAWAN ASAL SURABAYA DIKER0YOK & MOBIL DIRUSAK USAI VIDEO VIRAL

Reporter : Redaksi

ALDERA NEWS

 

Insiden kekerasan mengejutkan menimpa rombongan wisatawan asal Surabaya saat berlibur di kawasan Pantai Wediawu, Kabupaten Malang. Mereka menjadi korban pengeroyokan brutal oleh ratusan orang tak dikenal pada Selasa (5/5) dini hari.

 

Salah satu korban, Mochamad Rafli Rahadi, mengungkapkan bahwa rombongan berjumlah sekitar 55 orang. Mereka merupakan pekerja gudang sebuah perusahaan e-commerce yang menggelar kegiatan outing yang telah direncanakan jauh hari.

 

Rombongan berangkat dari Surabaya sejak pagi hari menggunakan tiga unit microbus dan dua kendaraan pribadi. Setibanya di lokasi, kegiatan berjalan normal. Malam harinya, mereka mengadakan hiburan sederhana berupa musik DJ dan acara bakar-bakar di area vila.

 

Namun situasi berubah ketika sebuah lagu yang dianggap mengandung unsur provokatif ikut dinyanyikan. Momen tersebut direkam oleh seseorang dan kemudian menyebar luas di media sosial.

 

Tak lama setelah video itu viral, sekitar pukul 03.00 WIB, sekelompok orang mulai mendatangi vila. Awalnya hanya beberapa orang yang mencoba meminta klarifikasi. Namun jumlah massa terus bertambah hingga mencapai sekitar 200 orang.

 

Kondisi pun berubah menjadi mencekam. Massa mengepung lokasi dan akhirnya melakukan penyerangan. Mereka masuk ke kamar-kamar, melakukan pemukulan, serta merusak barang-barang milik wisatawan.

 

Para pelaku tidak hanya menggunakan tangan kosong, tetapi juga membawa benda tumpul seperti kayu hingga senjata tajam. Aksi brutal tersebut menyebabkan enam orang mengalami luka-luka, satu di antaranya dalam kondisi serius.

 

Selain korban luka, sejumlah barang pribadi dilaporkan hilang, termasuk handphone, dompet, dan sepatu. Lima kendaraan milik rombongan juga mengalami kerusakan parah, mulai dari kaca pecah hingga bodi yang dicoret.

 

Situasi baru bisa dikendalikan setelah aparat dari Polres Malang tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan evakuasi terhadap para korban pada pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB dengan pengawalan ketat guna mengantisipasi serangan lanjutan.

 

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menyatakan pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti seperti balok kayu, batu, serta botol minuman keras di sekitar lokasi kejadian.

 

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik aksi pengeroyokan tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kepada aparat penegak hukum.

 

ALDERA NEWS — BERANI, TAJAM, TERPERCAYA

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru