đź”´ AKSI CEPAT KOMPLOTAN PENCURI DI MASJID SIDOARJO TEREKAM CCTV, MOTOR DAN BARANG JAMAAH RAIB DALAM 33 DETIK

Reporter : Redaksi

ALDERA NEWS | Sidoarjo — Aksi pencurian yang menyasar area tempat ibadah kembali terjadi. Kali ini, sebuah masjid di wilayah Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, menjadi sasaran komplotan pencuri yang beraksi dengan sangat cepat dan terorganisir.

 

Peristiwa tersebut terjadi saat sejumlah warga tengah beristirahat di halaman masjid. Tanpa disadari, tiga orang pelaku memanfaatkan situasi lengah untuk melancarkan aksinya. Dalam hitungan detik, pelaku berhasil menggondol sepeda motor serta barang berharga milik jamaah.

 

Rekaman kamera pengawas (CCTV) masjid mengungkap dengan jelas bagaimana para pelaku menjalankan perannya masing-masing. Dalam video berdurasi singkat itu, aksi pencurian berlangsung hanya sekitar 33 detik, menunjukkan betapa lihainya para pelaku dalam beraksi.

 

Satu pelaku terlihat fokus mengambil sepeda motor yang terparkir di halaman masjid. Di saat bersamaan, pelaku lain masuk ke dalam area masjid dan mengambil barang-barang milik jamaah yang tengah beristirahat. Sementara satu orang lainnya bertugas sebagai pengawas situasi, tetap berada di atas sepeda motor untuk memastikan kondisi aman sebelum mereka kabur bersama hasil curian.

 

Korban baru menyadari kejadian tersebut setelah mendapati barang-barangnya hilang. Saat dilakukan pengecekan melalui rekaman CCTV, barulah aksi pencurian itu terungkap secara jelas.

 

Ketua takmir masjid, Kasmuril, menyebut aksi para pelaku bukanlah tindakan spontan, melainkan sudah direncanakan dengan matang.

 

“Dari rekaman CCTV terlihat jelas mereka berbagi peran. Satu mengambil motor, satu lagi masuk ke dalam mengambil barang jamaah. Ini jelas terorganisir,” ungkapnya, Selasa (31/3/2026).

 

Kasus ini kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Aparat dari Polsek Balongbendo bersama tim Satreskrim tengah melakukan penyelidikan intensif guna mengidentifikasi para pelaku yang terekam kamera.

 

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat memarkir kendaraan di area publik, termasuk tempat ibadah. Penggunaan kunci ganda serta tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan menjadi langkah penting untuk mencegah aksi serupa.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kejahatan dapat terjadi di mana saja, bahkan di tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi masyarakat.

 

 

 

ALDERA NEWS — Berani, Tajam, Terpercaya

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru