KAJATI JATIM DAN BNI SATUKAN LANGKAH! Dorong Layanan Perbankan Aman, Profesional, dan Dipercaya Masyarakat

Reporter : Redaksi

Surabaya – Upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap sektor perbankan terus dilakukan. Salah satunya terlihat dalam audiensi dan silaturahmi antara jajaran pimpinan Bank Negara Indonesia (BNI) regional Surabaya dan Malang bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Selasa (12/5/2026).

 

Bertempat di ruang kerja Kajati Jatim, pertemuan berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan. Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Abdul Qohar AF hadir didampingi Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara, Martha Parulina Berliana menerima langsung jajaran petinggi BNI wilayah Surabaya dan Malang.

 

Dalam audiensi tersebut, hadir pula Ira Wahdini Syahlani selaku Pgs RCEO BNI W06 Surabaya dan Rahmanto selaku Pgs RCEO BNI W18 Malang. Keduanya turut didampingi Ali Musthofa serta Daes Luriatmoko.

 

Pertemuan tersebut membahas berbagai perkembangan sektor perbankan di tengah tantangan ekonomi yang terus bergerak dinamis. Selain itu, meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang cepat, aman, modern, dan terpercaya juga menjadi perhatian utama dalam diskusi tersebut.

 

Pihak BNI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan prima kepada masyarakat. Profesionalisme, inovasi layanan, serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi menjadi fokus penting demi menjaga kepercayaan nasabah dan memperkuat stabilitas sektor keuangan nasional.

 

Sementara itu, Kajati Jatim menyampaikan bahwa sektor perbankan memiliki peranan sangat strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. Menurutnya, dunia perbankan bukan hanya menjadi penggerak aktivitas bisnis, namun juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

 

Karena itu, pelayanan yang profesional, transparan, serta taat terhadap aturan hukum harus terus dikedepankan. Kajati Jatim juga berharap seluruh aktivitas perbankan tetap berjalan dalam koridor hukum dan prinsip kehati-hatian sehingga mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat.

 

“Kepercayaan publik merupakan aset utama dalam sektor perbankan. Maka pelayanan yang baik, kepastian hukum, serta profesionalisme harus terus dijaga,” ungkapnya dalam pertemuan tersebut.

 

Audiensi ini juga menjadi simbol sinergi antara institusi penegak hukum dengan sektor perbankan dalam menciptakan iklim ekonomi yang sehat, aman, dan kondusif di Jawa Timur.

 

Dengan adanya komunikasi dan koordinasi yang baik antar lembaga, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal sekaligus memperkuat stabilitas dunia usaha dan keuangan di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

 

 

 

ALDERA NEWS

 

Berani • Tajam • Terpercaya

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru