Operasi Gabungan di Suramadu, Polisi Perketat Pengawasan untuk Tekan Kriminalitas 3C dan Cegah Kecelakaan

Reporter : Redaksi

SURABAYA – Upaya menjaga keamanan kawasan Jembatan Suramadu terus diperkuat. Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Polsek Kenjeran menggelar operasi gabungan di depan Pos Polisi Suramadu, Senin (11/5/2026), sebagai langkah antisipasi tindak kriminalitas 3C (curas, curat, dan curanmor) sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah perbatasan Surabaya–Madura.

 

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 11.00 WIB tersebut melibatkan personel gabungan dari kepolisian, Satpol PP Kota Surabaya, serta Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya. Kehadiran aparat gabungan di titik akses vital itu menjadi bentuk keseriusan aparat dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang melintas di kawasan Jembatan Suramadu.

 

Operasi dipimpin langsung oleh Ipda Dedi Sumarsono selaku Piket Pawas Polsek Kenjeran, didampingi AKP Sukadi sebagai Kapospol Suramadu. Sebanyak 15 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut dengan mengedepankan pemeriksaan yang tegas namun tetap humanis kepada para pengendara.

 

Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andriastanto menjelaskan, operasi difokuskan pada pemeriksaan kendaraan roda dua secara selektif prioritas, khususnya untuk mendeteksi kendaraan yang diduga hasil tindak kejahatan maupun kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan berlalu lintas.

 

“Pengawasan di kawasan Suramadu terus kami tingkatkan karena jalur ini menjadi akses utama penghubung Surabaya dan Madura. Kami ingin memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Kompol Yuyus.

 

Dalam pemeriksaan di lapangan, petugas melakukan pengecekan surat-surat kendaraan, kelengkapan berkendara, hingga identitas pengendara. Sejumlah pengendara yang melanggar aturan diberikan teguran simpatik dan edukasi terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas.

 

Dari hasil operasi, petugas mendapati tujuh pengendara roda dua melakukan pelanggaran ringan. Beberapa di antaranya tidak menggunakan helm standar, kendaraan tanpa spion, hingga pengendara yang tidak dapat menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM).

 

Meski tidak ditemukan tindak kriminal menonjol, aparat tetap memberikan perhatian serius terhadap potensi gangguan keamanan yang bisa muncul sewaktu-waktu di kawasan Suramadu.

 

Kompol Yuyus menegaskan, operasi gabungan seperti ini akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif untuk mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas, khususnya kejahatan 3C yang meresahkan masyarakat.

 

“Kegiatan ini bukan sekadar razia biasa, tetapi bagian dari upaya pencegahan agar masyarakat merasa aman saat melintas. Kami juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” tegasnya.

 

Selain melakukan pemeriksaan kendaraan, petugas gabungan juga memberikan imbauan langsung kepada masyarakat agar selalu membawa kelengkapan surat kendaraan, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjaga keselamatan saat berkendara.

 

Hingga operasi berakhir, situasi di sekitar Pos Polisi Suramadu terpantau aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan berarti. Arus kendaraan dari arah Surabaya menuju Madura maupun sebaliknya juga tetap berjalan normal di bawah pengawasan aparat gabungan.

 

Langkah preventif yang dilakukan aparat ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus menekan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

 

 

Aldera News

Berani • Tajam • Terpercaya

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru