JAKARTA | ALDERA NEWS
Hubungan strategis antara Indonesia dan Jepang kembali menunjukkan penguatan yang signifikan di bidang pertahanan dan keamanan maritim. Momentum tersebut terlihat dalam kegiatan resepsi persahabatan yang digelar di atas kapal perang milik Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF) JS IKAZUCHI yang sandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan (Irjen Kemhan) Letjen TNI Rui F.G.P. Duarte hadir mewakili Kementerian Pertahanan Republik Indonesia sebagai bentuk penghormatan sekaligus dukungan terhadap eratnya hubungan bilateral Indonesia dan Jepang yang selama ini terus berkembang secara konstruktif.
Kunjungan kapal perang Jepang ke Indonesia bukan sekadar agenda pelayaran persahabatan, tetapi juga menjadi simbol kuat hubungan diplomatik dan kerja sama pertahanan kedua negara yang semakin matang di tengah dinamika keamanan kawasan yang terus berkembang.
Acara resepsi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Sejumlah pejabat pemerintah, unsur militer, diplomat, serta perwakilan institusi strategis turut hadir dalam kesempatan tersebut. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, serta meningkatkan sinergi di bidang pertahanan dan keamanan maritim.
Dalam sambutannya, Charge d’Affaires ad interim Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, H.E. Mitsuru Myochin, menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dan Jepang selama bertahun-tahun telah berkembang secara positif melalui berbagai program kerja sama konkret.
Menurutnya, interaksi kedua negara tidak hanya diwujudkan melalui kunjungan kapal perang, tetapi juga melalui latihan militer bersama, dialog strategis tingkat tinggi, pertukaran personel pertahanan, hingga berbagai forum kerja sama yang bertujuan meningkatkan stabilitas kawasan.
“Hubungan Jepang dan Indonesia terus berkembang secara erat dan saling menguntungkan. Kerja sama yang telah terjalin selama ini menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan serta menciptakan perdamaian kawasan,” ujarnya.
Sebagai dua negara maritim yang memiliki posisi strategis di kawasan Asia-Pasifik, Indonesia dan Jepang memandang penting terjaganya jalur pelayaran internasional yang aman serta terciptanya lingkungan kawasan yang stabil dan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi global.
Kedua negara juga memiliki kesamaan pandangan dalam mendukung terwujudnya kawasan Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, aman, stabil, dan berbasis pada hukum internasional. Prinsip tersebut menjadi landasan berbagai bentuk kolaborasi yang terus diperkuat melalui komunikasi intensif antar lembaga pertahanan dan angkatan laut kedua negara.
Kehadiran Letjen TNI Rui F.G.P. Duarte dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Indonesia untuk terus membangun hubungan persahabatan dengan negara-negara mitra strategis, termasuk Jepang, dalam rangka menjaga perdamaian, memperkuat stabilitas regional, dan menghadapi tantangan keamanan global secara bersama-sama.
Kunjungan persahabatan JS IKAZUCHI diharapkan semakin mempererat hubungan kedua negara serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang pertahanan, keamanan maritim, pengembangan sumber daya manusia, hingga peningkatan kapasitas operasi kemaritiman yang menjadi kepentingan bersama.
Dengan semangat saling menghormati dan kerja sama yang telah terjalin selama puluhan tahun, Indonesia dan Jepang terus memperkokoh kemitraan strategis yang tidak hanya bermanfaat bagi kedua negara, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi terciptanya perdamaian dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
ALDERA NEWS
Berani • Tajam • Terpercaya
( Redaksi)
Editor : Redaksi