SIANG BOLONG BERINGAS! GADIS DI PROBOLINGGO DITEROR PRIA MESUM HINGGA KE DEPAN RUMAH, WARGA LANGSUNG BERTINDAK

Reporter : Redaksi

Probolinggo, ALDERA NEWS – Aksi nekat seorang pemuda di siang hari membuat geger warga Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Sabtu (4/4/2026). Seorang gadis berinisial N mengalami teror mencekam setelah dibuntuti hingga mendekati rumahnya oleh pria tak dikenal.

 

Pelaku yang diketahui bernama Jodi, warga Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, akhirnya diamankan warga usai diduga melakukan tindakan tak senonoh di hadapan korban.

 

Insiden bermula saat korban melintas dari kawasan perempatan Wonoasih. Tanpa disadari, pelaku telah mengikuti dari jarak tertentu dengan sikap mencurigakan. Tatapan tajam dan gerak-gerik yang tidak wajar membuat korban mulai merasa terancam.

 

Korban sempat mengira dirinya akan menjadi sasaran kejahatan jalanan seperti penjambretan atau pembegalan. Namun, dugaan tersebut berubah menjadi ketakutan yang lebih besar ketika pelaku justru melakukan aksi tak senonoh.

 

“Awalnya saya pikir mau begal atau jambret. Tapi dia malah mendekat dan melakukan hal tidak pantas. Saya benar-benar takut,” ujar korban.

 

Situasi semakin mencekam saat korban memasuki jalan yang relatif sepi. Di lokasi tersebut, pelaku tiba-tiba mendekat sambil berteriak dan diduga mempertontonkan perilaku tidak senonoh, membuat korban panik dan segera menyelamatkan diri.

 

Dengan kondisi ketakutan, korban langsung berlari menuju rumahnya dan melaporkan kejadian itu kepada keluarga. Mendapat laporan tersebut, ayah korban bersama warga sekitar langsung bergerak cepat mencari pelaku.

 

Tak butuh waktu lama, pelaku berhasil ditemukan masih berada di sekitar lokasi kejadian. Warga yang geram langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke rumah Ketua RT setempat.

 

Suasana sempat memanas. Emosi warga tersulut lantaran aksi tersebut dinilai sangat meresahkan dan tidak bermoral, terlebih terjadi di siang hari di lingkungan permukiman.

 

Di hadapan warga, pelaku membantah memiliki niat melakukan kejahatan seperti begal atau jambret. Ia juga mengaku tidak mengenal korban. Namun, pernyataan tersebut tidak meredakan kemarahan warga.

 

Untuk menghindari tindakan main hakim sendiri, pelaku akhirnya diserahkan ke Polsek Wonoasih guna diproses secara hukum.

 

Pihak kepolisian kini tengah mendalami kasus tersebut, termasuk menelusuri unsur pidana yang dapat dikenakan terhadap pelaku atas dugaan perbuatan asusila yang meresahkan masyarakat.

 

Peristiwa ini memicu keresahan di lingkungan sekitar. Warga berharap aparat keamanan meningkatkan patroli dan pengawasan, terutama di titik-titik yang rawan dan sepi, meski pada siang hari.

 

Kasus ini menjadi pengingat bahwa potensi kejahatan bisa terjadi kapan saja, bahkan di waktu yang dianggap aman sekalipun.

 

ALDERA NEWS – Berani, Tajam, Terpercaya

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru