Brutal! Pengeroyokan Antar Oknum Perguruan Silat di Ngawi Viral, Pelaku Akhirnya Dibekuk Polisi

Reporter : Redaksi

ALDERA NEWS

NGAWI – Kasus pengeroyokan yang melibatkan oknum dari dua perguruan silat di wilayah Jalan Raya Paron–Jogorogo, tepatnya di selatan Pasar Kerten, Desa Teguhan, Kecamatan Paron, akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian.

 

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (5/4/2026) itu sempat menghebohkan publik setelah rekaman aksinya viral di media sosial. Dalam video yang beredar, seorang pemuda tampak menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pengendara motor.

 

Korban diketahui berinisial AZ (20), warga Kecamatan Kendal. Saat kejadian, ia baru saja pulang dari kegiatan halal bihalal perguruan silat. Namun nahas, di tengah perjalanan ia justru menjadi sasaran kekerasan.

 

Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Ngawi, polisi berhasil mengidentifikasi dan mengamankan dua pelaku. Masing-masing berinisial S (21), warga Kabupaten Madiun, serta satu pelaku lainnya yang masih di bawah umur dan berasal dari Ngawi.

 

Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengakui terlibat dalam aksi pemukulan secara bersama-sama. Aksi tersebut dipicu karena korban mengenakan atribut perguruan silat lain. Selain itu, faktor konsumsi minuman beralkohol turut memperkeruh situasi hingga berujung tindakan brutal yang terjadi secara spontan.

 

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor yang digunakan pelaku, pakaian, serta helm yang dipakai saat melakukan aksi pengeroyokan.

 

Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Mapolres Ngawi untuk proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat dengan pasal tentang kekerasan secara bersama-sama, dengan ancaman hukuman maksimal hingga lima tahun penjara.

 

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh anggota perguruan silat serta masyarakat luas untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. Keamanan dan ketertiban di lingkungan harus dijaga bersama agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

 

ALDERA NEWS | Berani Tajam Terpercaya

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru