Dukung Swasembada Pangan, Kapolres Gresik Perintahkan Kapolsek Driyorejo Pantau Budidaya Ikan Nila di Desa Tanjungan

Reporter : Redaksi

GRESIK – Menindaklanjuti petunjuk dan arahan Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol. Heru Budi Prasetyo, S.I.K, serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, S.I.K., M.H., M.Si memerintahkan jajaran Polsek Driyorejo untuk terjun langsung memantau sektor perikanan.

Perintah tersebut dilaksanakan oleh Kapolsek Driyorejo Kompol Gatot Setyo Budi, S.H., M.H bersama anggota dengan melakukan pemantauan budidaya ikan Nila di Desa Tanjungan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Minggu (2/08/2026).

Baca juga: Polres Gresik Dukung Ketahanan Pangan melalui Pengecekan Tanaman Jeruk di Desa Petiyintunggal

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional guna mewujudkan Swasembada Pangan Negara Republik Indonesia. Melalui Satgas Ketahanan Pangan, Polri hadir mendampingi masyarakat untuk memastikan sektor perikanan berjalan produktif dan berkelanjutan.

Baca juga: Polsek Duduksampeyan Cek Tambak Ikan di Desa Kawistowindu, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Driyorejo berdialog langsung dengan para pembudidaya ikan Nila. Selain mengecek kondisi kolam dan pakan, petugas juga memberikan motivasi serta mendengarkan kendala yang dihadapi para peternak ikan.

"Kami hadir untuk memastikan para pembudidaya di Driyorejo mendapatkan dukungan. Ikan Nila ini memiliki potensi besar dalam memenuhi kebutuhan protein masyarakat Gresik. Mari kita jaga dan tingkatkan produksinya," kata Kompol Gatot Setyo Budi.

Baca juga: Polres Gresik Dukung Ketahanan Pangan melalui Pengecekan Peternakan Ayam Petelur

Ia menambahkan, pemantauan akan terus dilakukan secara rutin. Harapannya, sinergi antara Polri dan masyarakat dapat memperkuat ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Gresik dan berkontribusi nyata terhadap program pemerintah.(Red)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru