KRAKSAAN – ALDERA NEWS
Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kraksaan, Jawa Timur, menggelar razia gabungan yang melibatkan unsur TNI dan Polri. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen kuat dalam memberantas peredaran barang terlarang di داخل lingkungan pemasyarakatan.
Razia yang dilaksanakan pada Rabu (8/4) tersebut melibatkan personel dari Koramil 0820/12 Kraksaan dan Polsek Kraksaan. Kegiatan dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar kamar hunian warga binaan, termasuk pemeriksaan badan, barang pribadi, hingga area lingkungan blok rutan.
Pelaksanaan penggeledahan dilakukan secara humanis namun tetap tegas, dengan mengacu pada standar operasional prosedur yang berlaku. Petugas memastikan seluruh proses berjalan tertib, aman, dan tetap menghormati hak-hak warga binaan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa lingkungan rutan benar-benar steril dari barang-barang terlarang, terutama menjelang momentum penting Hari Bakti Pemasyarakatan.
Kepala Rutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menegaskan bahwa razia gabungan ini bukan sekadar kegiatan simbolis. Ia menyebut, kegiatan tersebut merupakan bentuk keseriusan dalam menjaga integritas lembaga pemasyarakatan.
“Ini bukan hanya rutinitas atau seremonial semata. Kami ingin menunjukkan komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan rutan yang aman, tertib, dan bebas dari barang terlarang. Sinergi dengan TNI dan Polri menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas keamanan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Galih menambahkan bahwa peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan harus dimaknai sebagai momen refleksi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sistem pengawasan internal.
Dengan adanya razia gabungan ini, diharapkan tercipta suasana rutan yang kondusif serta mampu meminimalisir potensi pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan. Komitmen zero tolerance terhadap peredaran barang terlarang pun terus digaungkan sebagai prinsip utama dalam pengelolaan pemasyarakatan.
Sinergitas antara petugas rutan dan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang bersih, aman, dan berintegritas.
ALDERA NEWS — Berani, Tajam, Terpercaya
( Redaksi)
Editor : Redaksi