**SURABAYA | 22 Oktober 2026**
Pemerintah Kecamatan Semampir, Surabaya, menyiapkan langkah pemberdayaan ekonomi bagi generasi muda di kawasan Jalan Kunti, Kelurahan Sidotopo, pascapenggerebekan narkoba. Upaya ini diharapkan menjadi bagian dari pembenahan lingkungan sekaligus membuka peluang usaha bagi pemuda setempat.
Camat Semampir, Aba Yunus, menyampaikan bahwa anggaran operasional Karang Taruna sekitar Rp30 juta disiapkan untuk mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat. Para pemuda didorong segera menyusun proposal agar dapat mengakses dana usaha tersebut dalam waktu sekitar tiga minggu.
Program ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi bagi generasi muda sekaligus mendorong mereka mengembangkan kegiatan produktif dan berkontribusi positif bagi lingkungan tempat tinggalnya.
Tak hanya menyasar kalangan generasi muda atau Gen Z, pemerintah kecamatan bersama kelurahan juga berencana mendata warga dewasa untuk mengikuti pelatihan keterampilan. Sejumlah kegiatan yang disiapkan antara lain membatik dan menjahit sebagai bekal untuk meningkatkan kemampuan serta membuka peluang penghasilan.
Pemerintah kecamatan dan kelurahan juga akan memberikan pendampingan dalam proses penyusunan serta pengajuan proposal hingga penggunaan anggaran. Dengan demikian, program pemberdayaan tersebut diharapkan dapat berjalan terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua RW 07 Sidotopo, Suji, menegaskan bahwa tidak seluruh warga yang tinggal di kawasan Jalan Kunti terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Ia berharap masyarakat tidak memberikan penilaian secara menyeluruh terhadap warga hanya berdasarkan persoalan yang terjadi di wilayah tersebut.
Menurutnya, kerja sama antara masyarakat dan pemerintah menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang lebih baik serta membuka kesempatan bagi warga untuk berkembang melalui kegiatan positif.
Pemberdayaan ekonomi dan pelatihan keterampilan diharapkan menjadi salah satu langkah untuk mengurangi stigma negatif terhadap kawasan Jalan Kunti. Namun, keberhasilan program ini membutuhkan pelaksanaan yang konsisten, pendampingan berkelanjutan, serta partisipasi aktif masyarakat.
Upaya tersebut juga perlu berjalan beriringan dengan pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba agar tercipta lingkungan yang lebih aman, produktif, dan mampu memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda.
**ALDERA NEWS — Berani, Tajam, Terpercaya**
( Redaksi)
Editor : Redaksi