x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

JALAN UMUM DIDUGA DIKUASAI, WARGA DIANIAYA DAN DIANCAM—KORBAN SAMPANG SIAP SERET PENANGANAN POLISI KE PROPAM

Avatar Redaksi

Info Publik

SAMPANG, 24 April 2026 — Sengketa jalan umum di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, berubah menjadi konflik serius yang berujung pada dugaan kekerasan, intimidasi, hingga pengrusakan lahan.

 

Kasus ini mencuat setelah seorang warga bernama Sunama, asal Dusun Bunut, Desa Sejati, mengaku menjadi korban penganiayaan dan ancaman yang tidak hanya menyasar dirinya, tetapi juga keluarganya.

 

Persoalan bermula dari dugaan penguasaan jalan umum oleh dua oknum, Sawi dan Mahsus. Sengketa yang seharusnya dapat diselesaikan melalui jalur hukum atau musyawarah justru berlarut tanpa kepastian, hingga memicu ketegangan di lapangan.

 

Sunama mengungkapkan, dirinya mengalami kekerasan fisik hingga luka di bagian wajah. Ia juga mengaku mendapat tekanan agar menghentikan proses hukum yang telah ditempuh.

 

“Kalau saya teruskan kasus ini, saya dan keluarga saya diancam. Bahkan ada ucapan, kalau pelaku dipenjara, keluarga saya yang akan jadi sasaran,” ujar Sunama, Jumat (24/04/2026).

 

Ia menambahkan, upaya damai sebenarnya telah dilakukan. Namun, niat tersebut tidak mendapat respons baik. Sebaliknya, ia justru diminta mencabut laporan dan menandatangani surat perdamaian yang dinilai mencurigakan.

 

“Saya diminta cabut laporan dan tanda tangan damai. Tapi saya curiga, takut ada sesuatu di balik itu,” katanya.

 

Selain dugaan kekerasan dan ancaman, konflik ini juga menyeret persoalan penyerobotan lahan. Padahal, tanah yang disengketakan disebut telah memiliki sertifikat resmi.

 

Tidak hanya itu, korban juga melaporkan adanya pengrusakan lahan. Sejumlah pohon miliknya ditebang tanpa izin oleh pihak yang bersengketa.

 

“Pohon-pohon saya ditebang semua tanpa izin. Itu dilakukan sepihak, padahal belum ada penyelesaian apa-apa,” tegasnya.

 

Tindakan tersebut dinilai bukan sekadar pengrusakan aset, tetapi juga berpotensi menghilangkan barang bukti di lokasi sengketa.

 

Situasi di lapangan bahkan sempat memicu bentrokan, menandakan eskalasi konflik yang semakin mengkhawatirkan.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya terdapat tiga laporan polisi (LP) yang telah diajukan, mencakup dugaan penganiayaan, pengancaman, penyerobotan lahan, serta pengrusakan.

 

Seluruh laporan tersebut kini ditangani Polres Sampang. Namun, korban menilai proses penanganan berjalan lambat dan belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.

 

Kekecewaan pun muncul. Korban menyatakan siap membawa persoalan ini ke pengawas internal kepolisian jika tidak ada kejelasan.

 

“Kalau tidak ada perkembangan, kami akan laporkan ke Propam Polda Jawa Timur. Kami butuh kepastian hukum,” tegasnya.

 

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut dugaan penguasaan fasilitas umum, kekerasan, serta intimidasi terhadap warga.

 

Masyarakat pun berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas, profesional, dan transparan agar konflik tidak semakin meluas serta tidak memicu gejolak sosial di tengah masyarakat.

 

 

 

ALDERA NEWS

Berani • Tajam • Terpercaya

 

( Redaksi)

Artikel Terbaru
Minggu, 13 Sep 2026 01:17 WIB | Peristiwa

Lomba Mewarnai Warnai Semarak Posyandu Ceria, Edukasi Kesehatan Ibu dan Balita Digelar di Kaza Mall

SURABAYA | ALDERA NEWS – Kegiatan Posyandu Ceria yang dirangkai dengan lomba mewarnai berlangsung meriah di Kaza Mall, Surabaya. Kegiatan yang digelar di l ...
Minggu, 13 Sep 2026 01:01 WIB | Info Publik

DLH Surabaya Turun ke Kali Seng, Trash Boom Dipasang dan Warga Diajak Hentikan Kebiasaan Buang Sampah ke Sungai

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan terus dilakukan Pemerintah Kota Surabaya. Kali Seng yang berada di kawasan perbatasan K ...
Minggu, 13 Sep 2026 00:05 WIB | Info Publik

Tiga Pilar Simokerto Patroli Skala Besar Tengah Malam, Titik Rawan dan Gengster Jadi Sasaran

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran tiga pilar Kecamatan Simokerto, Surabaya. Patroli skala besar ...
Sabtu, 12 Sep 2026 18:30 WIB | Peristiwa

Petunjuk P-19 Buka Babak Baru, Penyidik Polrestabes Surabaya Dalami Dugaan Pencabulan 2019

SURABAYA | ALDERA NEWS – Penanganan kasus dugaan pencabulan yang terjadi pada 2019 kembali memasuki tahap pendalaman. Penyidik Satres PPA-PPO Polrestabes S ...
Sabtu, 12 Sep 2026 12:16 WIB | Peristiwa

Kejar-kejaran di Jalan Kenjeran, Pemuda Surabaya Dibekuk Bawa 3.000 Pil Y

SURABAYA | ALDERA NEWS – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya berhasil meringkus seorang pemuda berinisial AS (23) yang diduga terlibat d ...
Sabtu, 12 Sep 2026 09:03 WIB | Peristiwa

PWRK Nusantara dan PRKB Bersatu, Dobrak Stigma dan Dorong Generasi Jurnalistik Madura

SURABAYA | ALDERA NEWS – Persatuan Wartawan Rabasan Kedungdung (PWRK) Nusantara bersama Pemuda Rabasan Kedungdung Bersatu (PRKB) resmi membentuk susunan k ...