x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

🔥 POLISI PEMBUNUH PELAJAR DIPINDAH KE NUSAKAMBANGAN! DIDUGA MASIH KENDALIKAN NARKOBA 🔥

Avatar Redaksi

Info Publik

SEMARANG — Aipda Robig Zaenudin, terpidana kasus penembakan yang menewaskan pelajar SMKN 4 Semarang, Gamma Rizkynata Oktafandy, resmi dipindahkan ke Lapas Nusakambangan pada Jumat (24/4/2026).

 

Pemindahan ini dilakukan oleh pihak Lapas Kelas I Semarang sebagai langkah tegas menjaga keamanan dan ketertiban. Pasalnya, Robig diduga kuat masih mengendalikan peredaran narkoba dari dalam penjara.

 

Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, menjelaskan bahwa Robig termasuk dalam rombongan 40 narapidana yang dipindahkan ke Nusakambangan.

 

“Sebanyak 20 orang dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Gladakan dan 20 lainnya ke Lapas Kelas IIB Nirbaya,” ujarnya.

 

 

 

 DUGAAN KENDALI NARKOBA DARI DALAM LAPAS

 

Informasi yang beredar menyebutkan, Robig diduga masih memiliki jaringan dan pengaruh dalam peredaran narkotika meski telah berstatus narapidana. Hal ini menjadi perhatian serius, mengingat latar belakangnya sebagai mantan anggota Satresnarkoba Polrestabes Semarang.

 

Jika dugaan ini terbukti, maka kasus ini tidak hanya soal pembunuhan, tetapi juga membuka kemungkinan adanya jaringan narkoba yang lebih besar.

 

 

 

 

 KUASA HUKUM KORBAN ANGKAT BICARA

 

Kuasa hukum keluarga korban, Zainal Petir, mengaku tidak terkejut dengan kabar tersebut. Ia menyebut sejak awal sudah mencurigai adanya pengaruh narkoba saat peristiwa penembakan terjadi pada November 2024.

 

Menurutnya, tindakan brutal yang dilakukan terhadap para pelajar sulit diterima jika pelaku dalam kondisi normal.

 

“Saya tidak percaya kalau dia bersih dari narkoba. Tidak mungkin seseorang tega menembak anak-anak tanpa pengaruh zat tertentu,” tegasnya.

 

Zainal juga mempertanyakan hasil tes narkoba yang sebelumnya dinyatakan negatif oleh pihak kepolisian. Ia mendesak agar dilakukan pengusutan ulang secara transparan.

 

“Saya minta dibuka kembali. Jangan ada yang ditutup-tutupi,” tambahnya.

 

 

 

 VONIS 15 TAHUN, DESAKAN HUKUMAN DIPERBERAT

 

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Semarang, Robig divonis 15 tahun penjara setelah terbukti melakukan kekerasan terhadap anak hingga menyebabkan kematian, tanpa adanya ancaman yang membenarkan tindakannya.

 

Namun, dengan munculnya dugaan baru terkait narkoba, desakan publik untuk memperberat hukuman mulai menguat.

 

Kuasa hukum korban bahkan menilai hukuman tersebut belum memenuhi rasa keadilan.

 

“Dia layak dihukum maksimal. Jangan sampai hukum terlihat tidak adil,” ujarnya.

 

Ia juga meminta aparat kepolisian, khususnya Kapolda Jawa Tengah, untuk mengusut tuntas dugaan jaringan narkoba yang melibatkan Robig hingga ke akar-akarnya.

 

 

 

 UJIAN BAGI PENEGAKAN HUKUM

 

Kasus ini menjadi sorotan publik dan dinilai sebagai ujian bagi aparat penegak hukum dalam bertindak tegas tanpa pandang bulu.

 

Pemindahan ke Nusakambangan dinilai sebagai langkah awal. Namun, masyarakat berharap ada tindakan lanjutan berupa pengungkapan jaringan narkoba secara menyeluruh dan transparan.

 

 

 

ALDERA NEWS

Berani • Tajam • Terpercaya

 

( Redaksi)

Artikel Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 19:38 WIB | Info Publik

# POLSEK BUBUTAN BONGKAR PENADAHAN MOTOR CURian ANTAR PULAU, LIMA UNIT KENDARAAN DIAMANKAN **

**SURABAYA | ALDERA NEWS** — Jaringan dugaan penadahan sepeda motor hasil kejahatan yang menghubungkan Surabaya, Jawa Timur, dengan Maumere, Nusa Tenggara T ...
Rabu, 28 Okt 2026 18:57 WIB | Info Publik

# GEMPUR PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI DUPAK BANGUNREJO, 4 ORANG POSITIF SAAT TES URINE **

**SURABAYA | ALDERA NEWS** — Upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Kota Surabaya terus diperkuat. Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Badan N ...
Rabu, 28 Okt 2026 15:43 WIB | Ekonomi dan Bisnis

Jambore Mantri BRI 2026, Perkuat Peran Mantri dalam Mendorong Pertumbuhan UMKM

SURABAYA | Aldera News - Mantri BRI memiliki peran penting dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:34 WIB | Info Publik

**KWI JABAR APRESIASI AKSI KEMANUSIAAN YAYASAN JAYA ARTASENA, PMI KUNINGAN KUMPULKAN 45 LABU DARAH**

**KUNINGAN | ALDERA NEWS** — Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, diwarnai aksi nyata kepedulian terhadap sesama. Yayasan Jaya A ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:04 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsangsa

Jakarta, 27 Oktober 2026* - Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak kemandirian ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:00 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, PLN Group Raih Dua Penghargaan Energi Subroto 2026

Jakarta, 27 Oktober 2026* - PT PLN (Persero) melalui sub holding PLN Indonesia Power (PLN IP) dan PLN Nusantara Power (PLN NP) meraih 2 (dua) Penghargaan ...