x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

SWEeping BERUJUNG MAUT! SALAH SASARAN, PEMUDA TAK BERSALAH DIBACOK DI GRESIK

Avatar Redaksi

Info Publik

GRESIK — Aksi kekerasan jalanan kembali mencoreng keamanan wilayah Gresik. Seorang pemuda berinisial MFK (20), warga Desa Boteng, Kecamatan Menganti, menjadi korban pembacokan brutal yang dilakukan oleh kelompok konvoi perguruan silat. Ironisnya, korban sama sekali tidak memiliki kaitan dengan perguruan silat manapun.

 

Peristiwa berdarah itu ternyata bukan kejadian spontan. Polisi mengungkap bahwa aksi tersebut telah direncanakan sebelumnya oleh tersangka utama, DS (22), bersama sejumlah rekannya. Mereka diketahui merupakan anggota salah satu perguruan silat yang saat itu tengah melakukan konvoi di wilayah Menganti.

 

Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, menjelaskan bahwa rombongan tersebut memang memiliki niat melakukan aksi sweeping terhadap kelompok perguruan lain yang melintas di kawasan Jalan Raya Desa Bringkang.

 

“DS bersama rekan-rekannya sudah merencanakan untuk melakukan sweeping terhadap anggota perguruan lain. Mereka bergerak secara konvoi dan mencari target di wilayah Menganti,” ungkapnya, Jumat (24/4/2026).

 

Namun, rencana tersebut berubah menjadi tragedi salah sasaran. Saat melintas di perempatan Bringkang, korban MFK yang tidak mengenakan atribut perguruan silat dan bukan bagian dari kelompok manapun justru menjadi korban kebrutalan tersangka.

 

Tanpa alasan jelas, DS langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis celurit. Akibatnya, MFK mengalami luka bacok serius di bagian punggung sebelah kanan.

 

“Korban ini bukan anggota perguruan silat. Ia hanya melintas dan tidak memakai atribut apapun. Namun tetap menjadi sasaran kekerasan pelaku,” tegas Arya.

 

Usai kejadian, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pengejaran. DS akhirnya berhasil ditangkap bersama rekannya, AG (20) alias Pikolo, di wilayah Kota Malang.

 

Saat proses penangkapan, DS sempat melakukan perlawanan terhadap petugas. Polisi pun mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan tersangka melalui tembakan di kedua kakinya.

 

“Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas karena tersangka berusaha melawan saat diamankan,” jelasnya.

 

Kini kedua pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, DS dijerat dengan Pasal 466 tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat, dengan ancaman hukuman penjara hingga 5 tahun 6 bulan.

 

Kasus ini kembali menjadi pengingat keras akan bahaya konvoi liar dan aksi kekerasan antar kelompok yang kerap meresahkan masyarakat. Polisi pun mengimbau agar seluruh pihak, khususnya kelompok perguruan silat, dapat menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang merugikan orang lain.

 

ALDERA NEWS

Berani, Tajam, Terpercaya

 

( Redaksi)

Artikel Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 19:38 WIB | Info Publik

# POLSEK BUBUTAN BONGKAR PENADAHAN MOTOR CURian ANTAR PULAU, LIMA UNIT KENDARAAN DIAMANKAN **

**SURABAYA | ALDERA NEWS** — Jaringan dugaan penadahan sepeda motor hasil kejahatan yang menghubungkan Surabaya, Jawa Timur, dengan Maumere, Nusa Tenggara T ...
Rabu, 28 Okt 2026 18:57 WIB | Info Publik

# GEMPUR PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI DUPAK BANGUNREJO, 4 ORANG POSITIF SAAT TES URINE **

**SURABAYA | ALDERA NEWS** — Upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Kota Surabaya terus diperkuat. Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Badan N ...
Rabu, 28 Okt 2026 15:43 WIB | Ekonomi dan Bisnis

Jambore Mantri BRI 2026, Perkuat Peran Mantri dalam Mendorong Pertumbuhan UMKM

SURABAYA | Aldera News - Mantri BRI memiliki peran penting dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:34 WIB | Info Publik

**KWI JABAR APRESIASI AKSI KEMANUSIAAN YAYASAN JAYA ARTASENA, PMI KUNINGAN KUMPULKAN 45 LABU DARAH**

**KUNINGAN | ALDERA NEWS** — Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, diwarnai aksi nyata kepedulian terhadap sesama. Yayasan Jaya A ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:04 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsangsa

Jakarta, 27 Oktober 2026* - Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak kemandirian ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:00 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, PLN Group Raih Dua Penghargaan Energi Subroto 2026

Jakarta, 27 Oktober 2026* - PT PLN (Persero) melalui sub holding PLN Indonesia Power (PLN IP) dan PLN Nusantara Power (PLN NP) meraih 2 (dua) Penghargaan ...