Sampang, Madura — Niat hati ingin bersantai menikmati rujak di pinggir jalan, dua pemuda asal Kabupaten Sampang justru harus berakhir di tangan aparat kepolisian. Keduanya diamankan saat tengah berada di sebuah warung rujak di kawasan Jalan Raya Jrengik, Senin (30/3/2026).
Dua pemuda tersebut masing-masing berinisial AM (25) dan AD (26), warga Desa Banjar, Kecamatan Kedungdung. Mereka diamankan anggota Polsek Jrengik lantaran diduga kuat terlibat dalam jaringan penadahan sepeda motor hasil pencurian (curanmor).
Penangkapan berlangsung cepat dan tanpa perlawanan. Menariknya, lokasi penangkapan hanya berjarak sekitar 50 meter dari Mapolsek Jrengik. Dari warung sederhana tempat keduanya nongkrong, petugas langsung membawa mereka untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus ini terungkap berkat koordinasi lintas wilayah. Sebelumnya, tim Resmob Polrestabes Surabaya menerima informasi terkait pergerakan sebuah sepeda motor hasil curian yang dilengkapi dengan perangkat GPS. Kendaraan tersebut terdeteksi bergerak dari arah Blega, Bangkalan, menuju wilayah Jrengik, Sampang.
Menindaklanjuti informasi tersebut, jajaran Polsek Jrengik segera melakukan patroli intensif dan penyisiran di sepanjang jalur yang diduga dilalui kendaraan tersebut. Upaya itu membuahkan hasil ketika petugas menemukan sebuah sepeda motor Honda Beat tanpa pelat nomor terparkir di pinggir jalan, tak jauh dari warung rujak.
Kondisi motor yang masih menyala menambah kecurigaan petugas. Setelah dilakukan pengecekan nomor rangka dan mesin, identitas kendaraan tersebut dipastikan sesuai dengan laporan kehilangan di wilayah Surabaya.
Tanpa membuang waktu, petugas langsung mengamankan dua pria yang berada di sekitar lokasi dan diduga memiliki keterkaitan dengan sepeda motor tersebut. Keduanya kemudian dibawa bersama barang bukti ke Mapolsek Jrengik untuk pemeriksaan awal.
Selanjutnya, kedua terduga pelaku beserta barang bukti diserahkan ke Polres Sampang guna proses hukum lebih lanjut. Penanganan kasus ini juga akan dikoordinasikan dengan Polrestabes Surabaya sebagai wilayah asal laporan kehilangan.
Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan penadahan atau pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini.
ALDERA NEWS
Cepat. Tajam. Terpercaya.
( Redaksi)
Editor : Redaksi