x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

BARESKRIM BONGKAR MODUS HAJI ILEGAL! 127 KALI PEMBERANGKATAN TERUNGKAP, 8 CALON JEMAAH DIGAGALKAN

Avatar Redaksi

Peristiwa

Jakarta – Praktik pemberangkatan haji ilegal kembali menjadi sorotan. Satgas Penanganan Haji dan Umrah Ilegal dari Bareskrim Polri kini tengah mengusut serius dugaan jaringan yang memanfaatkan celah administrasi untuk memberangkatkan jemaah secara tidak sah.

 

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Moh. Irhamni, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan langkah awal penyelidikan bersama petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta pada pertengahan April lalu. Dari hasil pemeriksaan tersebut, teridentifikasi delapan orang calon jemaah yang diduga hendak berangkat menggunakan jalur ilegal.

 

“Kami menemukan indikasi kuat adanya praktik haji ilegal. Delapan orang berhasil kami gagalkan keberangkatannya sebelum meninggalkan Indonesia,” ujar Irhamni dalam keterangannya di Mabes Polri, Kamis (30/4/2026).

 

Lebih mengejutkan lagi, hasil pendalaman awal mengarah pada dugaan aktivitas sistematis yang telah berlangsung cukup lama. Para pelaku disebut telah melakukan pemberangkatan serupa hingga ratusan kali.

 

“Dari data sementara, praktik ini sudah berjalan sejak 2024 dengan jumlah pemberangkatan mencapai 127 kali. Ini bukan kasus kecil, tapi sudah terstruktur,” tegasnya.

 

Modus yang digunakan terbilang licin. Para calon jemaah ditawari berangkat haji tanpa harus menunggu antrean bertahun-tahun, dengan dalih menggunakan visa tenaga kerja. Padahal, tujuan sebenarnya adalah untuk menjalankan ibadah haji secara ilegal.

 

Para korban biasanya tergiur dengan janji keberangkatan cepat di tahun yang sama saat mendaftar. Hal ini jelas bertentangan dengan prosedur resmi, di mana antrean haji di Indonesia bisa mencapai belasan hingga puluhan tahun.

 

“Secara administrasi mereka menggunakan visa kerja, tapi faktanya digunakan untuk berhaji. Ini bentuk penyalahgunaan dokumen yang serius,” jelas Irhamni.

 

Saat ini, penyidik tengah memburu pihak-pihak yang diduga menjadi otak di balik praktik tersebut, termasuk agen perjalanan, penyedia dokumen, hingga perusahaan yang terlibat dalam pengurusan visa.

 

“Kami tidak akan berhenti pada calon jemaah. Semua pihak yang terlibat, mulai dari perekrut hingga penyedia visa, akan kami kejar dan proses sesuai hukum,” tandasnya.

 

Di sisi lain, masyarakat juga diminta untuk lebih waspada dan tidak mudah percaya pada tawaran haji instan yang tidak masuk akal.

 

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak tergiur janji berangkat cepat tanpa antrean. Pastikan semua proses melalui jalur resmi,” tambahnya.

 

Terkait informasi lain yang beredar mengenai tiga warga Indonesia yang disebut berada di Arab Saudi dalam kasus serupa, pihak Bareskrim menyatakan hal tersebut masih dalam tahap koordinasi dan akan disampaikan lebih lanjut setelah ada kejelasan.

 

Sementara itu, delapan calon jemaah yang berhasil diamankan dipastikan masih berada di Indonesia dan telah dicegah keberangkatannya oleh pihak imigrasi.

 

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa praktik haji ilegal masih marak dan terus berkembang dengan berbagai modus baru. Penegakan hukum pun dipastikan akan dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu.

 

 

 

ALDERA NEWS

Berani Tajam Terpercaya

 

(Redaksi)

Artikel Terbaru
Minggu, 13 Sep 2026 01:17 WIB | Peristiwa

Lomba Mewarnai Warnai Semarak Posyandu Ceria, Edukasi Kesehatan Ibu dan Balita Digelar di Kaza Mall

SURABAYA | ALDERA NEWS – Kegiatan Posyandu Ceria yang dirangkai dengan lomba mewarnai berlangsung meriah di Kaza Mall, Surabaya. Kegiatan yang digelar di l ...
Minggu, 13 Sep 2026 01:01 WIB | Info Publik

DLH Surabaya Turun ke Kali Seng, Trash Boom Dipasang dan Warga Diajak Hentikan Kebiasaan Buang Sampah ke Sungai

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan terus dilakukan Pemerintah Kota Surabaya. Kali Seng yang berada di kawasan perbatasan K ...
Minggu, 13 Sep 2026 00:05 WIB | Info Publik

Tiga Pilar Simokerto Patroli Skala Besar Tengah Malam, Titik Rawan dan Gengster Jadi Sasaran

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran tiga pilar Kecamatan Simokerto, Surabaya. Patroli skala besar ...
Sabtu, 12 Sep 2026 18:30 WIB | Peristiwa

Petunjuk P-19 Buka Babak Baru, Penyidik Polrestabes Surabaya Dalami Dugaan Pencabulan 2019

SURABAYA | ALDERA NEWS – Penanganan kasus dugaan pencabulan yang terjadi pada 2019 kembali memasuki tahap pendalaman. Penyidik Satres PPA-PPO Polrestabes S ...
Sabtu, 12 Sep 2026 12:16 WIB | Peristiwa

Kejar-kejaran di Jalan Kenjeran, Pemuda Surabaya Dibekuk Bawa 3.000 Pil Y

SURABAYA | ALDERA NEWS – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya berhasil meringkus seorang pemuda berinisial AS (23) yang diduga terlibat d ...
Sabtu, 12 Sep 2026 09:03 WIB | Peristiwa

PWRK Nusantara dan PRKB Bersatu, Dobrak Stigma dan Dorong Generasi Jurnalistik Madura

SURABAYA | ALDERA NEWS – Persatuan Wartawan Rabasan Kedungdung (PWRK) Nusantara bersama Pemuda Rabasan Kedungdung Bersatu (PRKB) resmi membentuk susunan k ...