Surabaya – Aksi pencurian sandaran kursi besi di depan salah satu rumah sakit kawasan Gubeng, Surabaya, yang sempat viral di media sosial akhirnya berhasil diungkap jajaran Resmob Polrestabes Surabaya. Seorang pria berinisial I (29) ditangkap polisi setelah aksinya meresahkan masyarakat dan menjadi perhatian publik.
Penangkapan dilakukan anggota Resmob Polrestabes Surabaya pada Selasa malam (12/5/2026) sekitar pukul 21.30 WIB di sebuah rumah kontrakan kawasan Wiyung, Surabaya.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia menjelaskan, pelaku diamankan setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman video dan laporan masyarakat yang beredar luas di media sosial.
“Pelaku berhasil diamankan di rumah kontrakannya di kawasan Wiyung, Surabaya. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Hadi Ismanto, Kamis (14/5/2026).
Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku baru satu kali melakukan aksi pencurian tersebut dan beraksi seorang diri. Namun demikian, penyidik masih terus mendalami kemungkinan adanya lokasi lain yang pernah menjadi sasaran pelaku.
“Masih kami lakukan pendalaman untuk memastikan apakah pelaku pernah melakukan aksi serupa di tempat lain,” tambahnya.
Dalam penangkapan itu, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian. Barang bukti tersebut di antaranya celana jeans yang dikenakan pelaku saat beraksi, sebuah dompet, serta sepeda motor Honda Vario bernomor polisi L 4671 RZ yang digunakan saat menjalankan aksinya.
Kasus ini sebelumnya mencuat setelah adanya laporan warga yang diterima Radio Suara Surabaya terkait hilangnya sandaran kursi besi di depan rumah sakit kawasan Gubeng pada Kamis sore (30/4/2026).
Seorang warga yang mengetahui kejadian itu mengaku sempat curiga ketika melihat sepeda motor melintas di atas trotoar sambil membawa benda mencurigakan. Setelah diperhatikan lebih dekat, ternyata pria tersebut membawa sandaran kursi besi.
“Saya lihat motor naik ke trotoar, lalu tangan kirinya membawa besi sandaran kursi. Saya sempat mengejar sampai Jalan Irian Barat. Ternyata benar dia membawa sandaran kursi itu,” ungkap saksi mata.
Saksi juga menuturkan, pelaku sempat memutar arah kendaraan diduga untuk menghindari kejaran warga, bukan untuk mengembalikan barang yang dibawanya.
Video aksi tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Banyak warga menyayangkan tindakan pelaku yang nekat mencuri fasilitas umum di area pelayanan kesehatan.
Keberhasilan pengungkapan kasus ini mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai menjadi bukti kesigapan aparat kepolisian dalam merespons laporan warga dan keresahan publik.
Polrestabes Surabaya menegaskan akan terus meningkatkan patroli serta penindakan terhadap tindak kriminalitas jalanan yang merugikan masyarakat dan fasilitas umum di Kota Pahlawan.
Aldera News – Berani Tajam Terpercaya
( Redaksi)
Editor : Redaksi