x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

30 Tahun Menebar Syiar Shalawat, Hadrah Tombo Ati Warisan Gus Mas'ud Basyaiban Terus Hidup dan Menggema di Sidonipah

Avatar Redaksi

Info Publik

Surabaya | Aldera News

Kamis, 21 Mei 2026

 

Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, keberadaan kegiatan keagamaan yang mampu merangkul generasi muda menjadi sangat penting. Salah satunya adalah Hadrah Tombo Ati, grup hadrah yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sidonipah RT 4 RW 2, Kelurahan Simolawang, Surabaya, selama puluhan tahun.

 

Bukan sekadar kelompok seni religi, Hadrah Tombo Ati merupakan wadah pembinaan generasi muda, sarana mempererat persaudaraan, sekaligus media syiar Islam yang terus hidup dan berkembang dari generasi ke generasi.

 

Hadrah Tombo Ati dibentuk pada tahun 1996 oleh almarhum Gus Mas'ud Basyaiban. Dengan semangat dakwah dan kecintaan kepada Rasulullah SAW, beliau mengajak para pemuda kampung untuk aktif dalam kegiatan keagamaan melalui lantunan shalawat dan seni hadrah.

 

Sejak awal berdirinya, Hadrah Tombo Ati tidak hanya menjadi tempat belajar seni rebana, tetapi juga menjadi wadah membangun akhlak, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab sosial di kalangan generasi muda. Berkat ketekunan dan dedikasi almarhum Gus Mas'ud Basyaiban, kelompok hadrah ini mampu bertahan dan terus berkembang hingga sekarang.

 

Setelah wafatnya Gus Mas'ud Basyaiban, perjuangan beliau diteruskan oleh sang kakak, Gus Faisol Basyaiban, yang hingga kini terus menjaga eksistensi dan semangat kebersamaan para anggota agar tetap hidup di tengah masyarakat.

 

Sementara itu, pembinaan anggota dan kegiatan rutin hadrah mendapat dukungan penuh dari Ustaz Usman, putra dari Kiai Nurhasim, yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat. Dengan penuh kesabaran dan keikhlasan, Ustaz Usman terus membimbing para pemuda agar tetap istiqamah dalam kegiatan positif melalui lantunan shalawat dan syiar Islam.

 

Menurut Ustaz Usman, Hadrah Tombo Ati bukan hanya sekadar hiburan religi, melainkan juga sarana memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan menjaga generasi muda agar tetap dekat dengan nilai-nilai agama.

 

"Alhamdulillah, kegiatan hadrah sampai saat ini berjalan dengan baik. Para pemuda tetap semangat berkumpul, berlatih, dan bershalawat bersama. Shalawat membawa ketenangan hati, mempererat persaudaraan, serta menjadi pengingat untuk selalu mencintai Rasulullah SAW," ujarnya.

 

Setiap penampilan Hadrah Tombo Ati selalu menghadirkan suasana religius yang menenangkan. Perpaduan tabuhan rebana yang harmonis dengan lantunan shalawat yang merdu mampu menciptakan nuansa damai dan menyentuh hati para pendengarnya.

 

Selain aktif dalam kegiatan rutin, Hadrah Tombo Ati juga kerap memenuhi undangan masyarakat untuk mengisi berbagai acara keagamaan, seperti pengajian, tahlilan, peringatan hari besar Islam, khitanan, pernikahan, syukuran, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.

 

Pada Kamis, 21 Mei 2026, Hadrah Tombo Ati kembali mendapat kepercayaan masyarakat untuk mengisi acara peringatan 1.000 hari wafatnya orang tua Bapak Salamon yang berlangsung di kawasan Sidonipah 5/20 B, Simolawang, Surabaya.

 

Acara diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama yang berlangsung khidmat serta dihadiri banyak warga, tokoh masyarakat, keluarga, dan para tamu undangan. Suasana penuh kekhusyukan tampak menyelimuti seluruh rangkaian acara saat doa-doa dipanjatkan untuk almarhum.

 

Kehadiran warga dalam jumlah yang cukup banyak menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan yang masih terjaga di lingkungan Sidonipah hingga saat ini.

 

Menariknya, setelah rangkaian tahlil selesai dan sebagian besar tamu undangan mulai meninggalkan lokasi acara, para personel Hadrah Tombo Ati tetap menunjukkan semangat yang luar biasa. Mereka terus melantunkan berbagai shalawat dengan penuh kekompakan dan penghayatan.

 

Lantunan rebana yang menggema di malam hari justru menarik perhatian warga sekitar yang masih berada di lokasi. Sejumlah masyarakat tampak bertahan untuk menikmati alunan shalawat yang dibawakan dengan penuh semangat dan kekhusyukan.

 

Suara vokal yang merdu berpadu dengan tabuhan rebana yang kompak menciptakan suasana yang damai, sejuk, dan menenangkan hati. Tidak sedikit warga yang mengaku merasa terhibur sekaligus tersentuh dengan penampilan hadrah yang berlangsung penuh kekeluargaan tersebut.

 

Menurut Ustaz Usman, semangat bershalawat tidak bergantung pada banyak atau sedikitnya penonton yang hadir. Baginya, setiap lantunan shalawat merupakan bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus bagian dari syiar Islam yang harus terus dijaga.

 

"Alhamdulillah, meskipun acara inti telah selesai, para anggota tetap semangat melantunkan shalawat. Ini bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga bentuk ibadah dan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Semoga membawa keberkahan bagi masyarakat dan menjadi amal kebaikan bagi semua yang terlibat," tuturnya.

 

Saat ini Hadrah Tombo Ati telah memiliki perlengkapan yang lengkap, mulai dari seperangkat alat hadrah hingga perangkat sound system yang memadai. Dengan fasilitas tersebut, grup ini siap memenuhi berbagai undangan masyarakat untuk acara keagamaan maupun kegiatan sosial lainnya.

 

Selain membawakan berbagai lagu shalawat populer, Hadrah Tombo Ati juga memberikan kesempatan kepada tuan rumah untuk memilih lagu-lagu religi yang diinginkan sehingga suasana acara menjadi lebih berkesan dan sesuai dengan harapan penyelenggara.

 

Masyarakat yang ingin mengundang Hadrah Tombo Ati dapat langsung berkoordinasi dengan Gus Faisol Basyaiban maupun pengurus yang berada di wilayah Sidonipah RT 4 RW 2 Simolawang, Surabaya.

 

Selama hampir tiga dekade, Hadrah Tombo Ati telah menjadi simbol kebersamaan dan kekompakan warga. Keberadaannya tidak hanya melestarikan tradisi hadrah dan shalawat, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda yang religius, berakhlak, serta peduli terhadap lingkungan sosialnya.

 

Warisan perjuangan almarhum Gus Mas'ud Basyaiban terus hidup melalui suara rebana yang menggema dan lantunan shalawat yang menyejukkan hati. Dari kampung Sidonipah, semangat persaudaraan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW terus disebarkan kepada masyarakat luas, menjadikan Hadrah Tombo Ati sebagai salah satu kebanggaan warga yang tetap eksis hingga hari ini.

 

 

 

Aldera News

Berani • Tajam • Terpercaya

 

( Redaksi )

Artikel Terbaru
Selasa, 28 Jul 2026 14:15 WIB | Peristiwa

Terbakar Cemburu, Pria di Trenggalek Bacok Rekan Kerja Istri Saat Klarifikasi

TRENGGALEK | ALDERA NEWS – Peristiwa dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam menggegerkan kawasan GOR Gajah Putih, Kabupaten Trenggalek. Seorang pria n ...
Selasa, 28 Jul 2026 14:14 WIB | Info Publik

Sambut HUT ke-81 RI: PLN UIP JBTB Perkuat Keandalan Listrik Surabaya Metropolis Lewat Sinergi Bersama Pemkot Surabaya

Surabaya, 23 Juli 2026* – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (PLN UIP JBTB) bersama dengan Unit Pelaksana Proyek (UPP) JBTB 1 t ...
Selasa, 28 Jul 2026 14:11 WIB | Peristiwa

Sambut HUT ke-81 RI: PLN Electric Run Kembali Hadir, Dorong Kampanye Hidup Sehat dan Transisi Energi

Jakarta, 25 Juli 2026* - PT PLN (Persero) siap menggelar PLN Electric Run 2026 sebagai ajang lari yang mengusung semangat hidup sehat sekaligus kampanye ...
Selasa, 28 Jul 2026 14:10 WIB | Info Publik

Dirgahayu Republik Indonesia: GHES 2026 Tegaskan Komitmen PLN Bangun Ekosistem Hidrogen Nasional

Jakarta, 23 Juli 2026* - PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sekaligus mendukung visi ...
Selasa, 28 Jul 2026 13:23 WIB | Peristiwa

🔥 Beringas! Gangster Bawa Celurit Serbu Kedai di Sidoarjo, Karyawan Berlarian Selamatkan Diri

SIDOARJO | ALDERA NEWS – Aksi brutal sekelompok pemuda yang diduga merupakan anggota gangster kembali menebar keresahan di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Kali ...
Selasa, 28 Jul 2026 11:35 WIB | Info Publik

PASUTRI SPESIALIS CURANMOR LINTAS DAERAH DIBEKUK! Tiga Motor Curian Disita, Polisi Buru Jejak Aksi di Sejumlah TKP Lain

TRENGGALEK | ALDERA NEWS – Aksi pasangan suami istri (pasutri) yang diduga menjadikan pencurian sepeda motor sebagai sumber kejahatan akhirnya terhenti di t ...