Surabaya – ALDERA NEWS
Aksi kriminal jalanan kembali terjadi di Kota Surabaya. Seorang pria berinisial FA (32), warga Wonokusumo Jaya Baru, harus merasakan amukan warga setelah nekat melakukan penjambretan terhadap seorang perempuan di kawasan Jalan Raya Platuk, Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Rabu (1/4/2026) sore.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung memicu kepanikan sekaligus kemarahan warga sekitar. Pelaku yang sempat berusaha melarikan diri akhirnya tak berkutik setelah tertangkap dan menjadi sasaran amukan massa hingga mengalami luka lebam di sekujur tubuhnya.
Kejadian bermula saat korban berinisial FJF (19) baru saja pulang berbelanja dan melintas di lokasi kejadian. Tanpa diduga, pelaku yang mengendarai sepeda motor mendekat dan langsung memepet korban. Dalam hitungan detik, kalung emas seberat kurang lebih tiga gram yang dikenakan korban berhasil dirampas.
Korban yang kaget langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Tidak tinggal diam, korban bersama suaminya langsung melakukan pengejaran sambil terus berteriak “maling”, sehingga memancing warga lain ikut membantu.
Pelaku yang berusaha kabur ke arah utara mulai kehilangan kendali saat kondisi jalan semakin padat. Upaya pelariannya akhirnya terhenti setelah terjebak kemacetan di Jalan Platuk, tepatnya di sekitar tikungan Mushola Nurul Huda.
Di titik itulah warga yang sudah tersulut emosi langsung menangkap pelaku. Tanpa menunggu aparat datang, massa meluapkan kemarahan dengan menghajar pelaku secara beramai-ramai hingga babak belur.
Situasi yang sempat memanas akhirnya mereda setelah petugas dari Polsek Kenjeran tiba di lokasi. Polisi segera mengamankan pelaku dari kerumunan warga untuk mencegah aksi main hakim sendiri yang lebih parah.
Pelaku kemudian dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan kekerasan, meskipun pelaku kejahatan berhasil ditangkap.
Kasus ini kembali menjadi peringatan bahwa aksi kriminal jalanan masih menjadi ancaman, terutama di kawasan padat aktivitas. Peran cepat warga memang membantu penangkapan pelaku, namun penanganan tetap harus diserahkan kepada aparat penegak hukum.
ALDERA NEWS
Berani • Tajam • Terpercaya
( Redaksi)
Editor : Redaksi