x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

SP3 Dipersoalkan, Desakan Gelar Perkara Khusus Menggema: Akankah Kasus Sunama Dibuka Kembali Demi Keadilan?

Avatar Redaksi

Info Publik

SAMPANG | ALDERA NEWS

 

Penghentian penyelidikan kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan Sunama, warga Dusun Bunut, Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, terus memantik perhatian publik. Keputusan Satreskrim Polres Sampang menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penyelidikan (SP3 Lidik) tertanggal 20 Mei 2026 dinilai belum sepenuhnya menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat.

 

Meski pihak kepolisian menyatakan penghentian perkara dilakukan secara profesional berdasarkan hasil visum, pemeriksaan saksi, serta analisis barang bukti berupa rekaman video, sejumlah kalangan menilai masih terdapat fakta-fakta yang perlu diuji kembali secara lebih mendalam dan transparan.

 

Berbagai pertanyaan kritis pun mengemuka.

 

Jika memang unsur pidana tidak ditemukan, mengapa sejumlah saksi yang dianggap penting disebut belum seluruhnya memberikan keterangan kepada penyidik?

 

Jika alat bukti dinilai belum mencukupi, apakah langkah pemanggilan ulang terhadap saksi yang tidak hadir telah dilakukan secara maksimal sesuai prosedur?

 

Jika proses penyelidikan telah berjalan profesional, mengapa pelapor mengaku pernah diminta untuk tidak membicarakan perkara tersebut kepada wartawan?

 

Dan apabila sejak awal tidak ditemukan adanya tindak pidana, mengapa laporan tersebut diproses dalam rentang waktu yang cukup panjang sebelum akhirnya dihentikan?

 

Pertanyaan-pertanyaan tersebut kini menjadi dasar munculnya dorongan dari berbagai elemen masyarakat agar perkara ini tidak berhenti pada penerbitan SP3 semata.

 

Sejumlah pihak mendesak agar dilakukan gelar perkara khusus guna menguji kembali dasar penghentian penyelidikan. Langkah tersebut dianggap penting untuk memastikan seluruh fakta dan keterangan yang relevan telah diperiksa secara menyeluruh, objektif, serta terbuka.

 

Desakan semakin menguat karena masih terdapat informasi mengenai saksi-saksi yang belum memberikan keterangan secara optimal, termasuk pihak yang sebelumnya tidak memenuhi panggilan penyidik. Dalam proses penegakan hukum, keberadaan saksi kunci memiliki peran penting dalam mengungkap secara terang suatu peristiwa yang dilaporkan.

 

Karena itu, penghentian penyelidikan sebelum seluruh rangkaian klarifikasi dianggap tuntas berpotensi menimbulkan persepsi prematur di mata publik dan memunculkan keraguan terhadap proses yang telah berjalan.

 

Selain mendorong gelar perkara khusus, masyarakat juga meminta adanya evaluasi menyeluruh dari unsur pengawasan internal kepolisian terhadap penanganan perkara tersebut. Evaluasi dinilai penting untuk memastikan seluruh prosedur penyelidikan telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Apabila nantinya ditemukan fakta baru atau tahapan yang belum ditempuh secara maksimal, maka terbuka kemungkinan perkara tersebut ditinjau kembali melalui mekanisme hukum yang tersedia.

 

Sunama sebagai pelapor juga didorong untuk menempuh jalur keberatan resmi dengan mengajukan permohonan gelar perkara khusus kepada pengawas internal kepolisian hingga tingkat Polda Jawa Timur. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya hukum yang sah untuk menguji kembali dasar penghentian penyelidikan berdasarkan fakta-fakta yang berkembang.

 

Bagi sebagian masyarakat, keadilan tidak cukup diwujudkan melalui penerbitan keputusan administratif semata. Setiap perkara yang masih menyisakan ruang pembuktian perlu diuji secara utuh agar tidak menimbulkan keraguan dan memastikan seluruh pihak memperoleh kepastian hukum yang berkeadilan.

 

Kasus Sunama kini menjadi sorotan publik sekaligus ujian bagi komitmen penegakan hukum yang transparan dan akuntabel di Kabupaten Sampang. Masyarakat menanti langkah aparat dalam membuka ruang evaluasi secara objektif demi menjawab seluruh pertanyaan yang masih mengemuka.

 

Sebab keadilan sejatinya bukan hanya tentang menutup sebuah perkara melalui surat keputusan, melainkan memastikan setiap proses hukum berjalan terang, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan di hadapan masyarakat.

 

 

 

ALDERA NEWS

Berani • Tajam • Terpercaya

 

( Redaksi)

Artikel Terbaru
Selasa, 28 Jul 2026 14:15 WIB | Peristiwa

Terbakar Cemburu, Pria di Trenggalek Bacok Rekan Kerja Istri Saat Klarifikasi

TRENGGALEK | ALDERA NEWS – Peristiwa dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam menggegerkan kawasan GOR Gajah Putih, Kabupaten Trenggalek. Seorang pria n ...
Selasa, 28 Jul 2026 14:14 WIB | Info Publik

Sambut HUT ke-81 RI: PLN UIP JBTB Perkuat Keandalan Listrik Surabaya Metropolis Lewat Sinergi Bersama Pemkot Surabaya

Surabaya, 23 Juli 2026* – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (PLN UIP JBTB) bersama dengan Unit Pelaksana Proyek (UPP) JBTB 1 t ...
Selasa, 28 Jul 2026 14:11 WIB | Peristiwa

Sambut HUT ke-81 RI: PLN Electric Run Kembali Hadir, Dorong Kampanye Hidup Sehat dan Transisi Energi

Jakarta, 25 Juli 2026* - PT PLN (Persero) siap menggelar PLN Electric Run 2026 sebagai ajang lari yang mengusung semangat hidup sehat sekaligus kampanye ...
Selasa, 28 Jul 2026 14:10 WIB | Info Publik

Dirgahayu Republik Indonesia: GHES 2026 Tegaskan Komitmen PLN Bangun Ekosistem Hidrogen Nasional

Jakarta, 23 Juli 2026* - PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sekaligus mendukung visi ...
Selasa, 28 Jul 2026 13:23 WIB | Peristiwa

🔥 Beringas! Gangster Bawa Celurit Serbu Kedai di Sidoarjo, Karyawan Berlarian Selamatkan Diri

SIDOARJO | ALDERA NEWS – Aksi brutal sekelompok pemuda yang diduga merupakan anggota gangster kembali menebar keresahan di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Kali ...
Selasa, 28 Jul 2026 11:35 WIB | Info Publik

PASUTRI SPESIALIS CURANMOR LINTAS DAERAH DIBEKUK! Tiga Motor Curian Disita, Polisi Buru Jejak Aksi di Sejumlah TKP Lain

TRENGGALEK | ALDERA NEWS – Aksi pasangan suami istri (pasutri) yang diduga menjadikan pencurian sepeda motor sebagai sumber kejahatan akhirnya terhenti di t ...