SIDOARJO – ALDERA NEWS | Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Penguatan koordinasi lintas instansi menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh sistem pengamanan dan penegakan hukum berjalan efektif, terukur, serta mampu mengantisipasi potensi gangguan sejak dini.
Komitmen tersebut terlihat dalam kegiatan kunjungan kerja yang berlangsung di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya pada Kamis (11/06/2026). Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, menerima langsung kunjungan Kepala Gudang Pusat Senjata Optronik II Pusat Peralatan TNI Angkatan Darat, Letnan Kolonel Cpl Imam Wahyudi, yang hadir bersama Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman.
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Rutan tersebut berlangsung dalam suasana hangat, penuh semangat kebersamaan, namun tetap fokus pada pembahasan berbagai langkah strategis dalam memperkuat pengamanan dan efektivitas koordinasi antarlembaga.
Agenda utama dalam kunjungan kerja ini adalah memperkuat sinergitas antarinstansi aparat penegak hukum di wilayah Jawa Timur, khususnya dalam mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Kelas I Surabaya menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor memiliki peran penting dalam menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang. Menurutnya, komunikasi yang terbangun secara aktif dan berkelanjutan menjadi fondasi utama agar setiap potensi kerawanan dapat diidentifikasi lebih awal dan ditangani secara cepat.
Ia juga menekankan bahwa koordinasi yang kuat tidak hanya mendukung kelancaran operasional di dalam rutan maupun lapas, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap stabilitas keamanan di lingkungan sekitar.
Sementara itu, pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan kerja antarlembaga melalui pertukaran pandangan, penyamaan persepsi, serta penguatan mekanisme koordinasi teknis di lapangan. Dengan adanya sinergi yang semakin solid, seluruh pihak berharap tercipta sistem pengamanan yang adaptif dan responsif terhadap berbagai dinamika yang mungkin terjadi.
Ketiga instansi sepakat bahwa menjaga kondusifitas wilayah bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak semata, melainkan memerlukan kolaborasi yang berkesinambungan dan dukungan bersama demi terciptanya pelayanan publik yang aman serta penegakan hukum yang optimal.
Melalui penguatan komunikasi dan kerja sama lintas institusi ini, diharapkan lingkungan pemasyarakatan di Jawa Timur dapat terus menjadi ruang pembinaan yang aman, tertib, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas keamanan masyarakat.
ALDERA NEWS
Berani • Tajam • Terpercaya :::
( Redaksi)
Editor : Redaksi