x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

Dirgahayu Indonesia, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Avatar Redaksi

Info Publik

Jakarta, 21 Juli 2026 – Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) kian menarik minat para investor multinasional. Investasi hijau ini dinilai sangat menjanjikan bagi pasar privat berkat adanya kepastian skema kontrak jual-beli listrik (_Power Purchase Agreement_/PPA) bersama PT PLN (Persero) berdurasi 30 tahun.

Merespons tingginya minat pasar terhadap kontrak jangka panjang tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pemerintah telah bergerak cepat lewat penyederhanaan regulasi pembangunan proyek PSEL guna mempercepat penanganan persoalan sampah perkotaan, sekaligus memberikan kepastian ruang berusaha yang kondusif bagi para investor.

“Tugas saya cuma satu, regulasi diperbaiki. Dari ratusan tinggal tiga aturan. Kalau ada hambatan, saya tinggal undang. Kalau masih tidak bisa saya atasi, saya lapor. Presiden yang memimpin," ujar Zulkifli dalam acara ‘Waste to Energy Talks 2026’ di Jakarta, Kamis (16/7).

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat memaparkan bahwa reduksi emisi dari tata kelola sampah ini tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan, melainkan juga membuka peluang ekonomi baru yang sangat besar melalui pasar perdagangan karbon nasional. Jumhur menjelaskan, keberhasilan daerah dalam menekan emisi gas rumah kaca dari sektor limbah akan dikonversi menjadi komoditas bernilai tinggi yang diakui secara legal oleh negara.

"Begitu Bapak mengurangi emisi 20 juta ton, ya mungkin Rp100 miliar - Rp150 miliar bisa dapat karena dijual di pasar karbon. Saya telah berhasil mengurangi emisi sekian juta atau sekian giga ton ekuivalen CO2, maka dijual ke pasar karbon. Nanti, dari KLHK akan dapat Sertifikat Pengurangan Emisi Indonesia dan itu dijual di pasar karbon," tutur Jumhur.

Dalam kesempatan yang sama, Chief Investment Officer BPI Danantara, Pandu Sjahrir membeberkan tingginya antusiasme pasar terhadap proyek ini. Sebagai proyek pengelolaan sampah menjadi energi terbesar di dunia, PSEL disebut menarik minat besar dari berbagai institusi finansial dan investor global yang berlomba-lomba untuk menanamkan modal.

"Alhamdulillah banyak sekali _interest_ baik dari luar negeri dan juga dari dalam negeri, dan ini malah banyak juga nonbank himbara yang ingin masuk. Artinya kan semua partisipan semangat masuk ke proyek ini. Jadi, proyek ini secara akumulatif memang proyek _waste to energy_ terbesar di dunia, makanya untuk orang yang berpartisipasi _investment_ semua berlomba-lomba untuk hadir ke sini. Jadi, ya _alhamdulillah_ antusiasmenya amat tinggi," ujar Pandu.

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar menilai bahwa hadirnya program yang didukung oleh Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 ini menjadi angin segar bagi ekosistem ketenagalistrikan dan pengelolaan lingkungan di tanah air. Suroso mengatakan bahwa pihaknya siap menyerap daya listrik yang diproduksi oleh para mitra guna memperkuat portofolio sumber energi primer secara optimal.

"Kami memberikan jaminan kepada para mitra bahwa listrik yang dihasilkan akan diambil oleh PLN sebagai _offtaker_. Para mitra tidak perlu khawatir, komitmen jangka panjang PLN sudah teruji di berbagai sektor pembangkit lainnya yang bahkan memiliki _Power Purchase Agreement_ (PPA) lebih dari 30 tahun. Jaminan ini akan terjaga dengan sangat baik," tegas Suroso.

Ke depan, proyek PSEL yang kini jadi rebutan investasi ini diharapkan tidak hanya sekadar menjadi solusi dalam mengatasi status darurat sampah di berbagai daerah, melainkan juga langkah taktis dalam mempercepat transisi energi baru terbarukan (EBT) milik PLN demi mengejar target _Net Zero Emissions_ (NZE) pada tahun 2060.

"Dalam konteks transisi energi dari berbasis termal ke energi baru terbarukan, PSEL menambah portofolio sumber energi kami sekaligus mengatasi darurat sampah. Karena itu, jika perlu program ini diterapkan di semua kota di Indonesia, PLN sangat siap," pungkas Suroso. (Red)

Artikel Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 15:43 WIB | Ekonomi dan Bisnis

Jambore Mantri BRI 2026, Perkuat Peran Mantri dalam Mendorong Pertumbuhan UMKM

SURABAYA | Aldera News - Mantri BRI memiliki peran penting dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:34 WIB | Info Publik

**KWI JABAR APRESIASI AKSI KEMANUSIAAN YAYASAN JAYA ARTASENA, PMI KUNINGAN KUMPULKAN 45 LABU DARAH**

**KUNINGAN | ALDERA NEWS** — Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, diwarnai aksi nyata kepedulian terhadap sesama. Yayasan Jaya A ...
Rabu, 28 Okt 2026 11:51 WIB | Info Publik

# CEGAH TAWURAN REMAJA, POLSEK SEMAMPIR GENCARKAN PATROLI HARKAMTIBMAS DI TENGGUMUNG WETAN **

**SURABAYA | ALDERA NEWS** — Rabu, 28 Oktober 2026   Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), jajaran Polsek Semampir terus me ...
Rabu, 28 Okt 2026 11:33 WIB | Info Publik

**SEMANGAT SUMPAH PEMUDA KE-98, KEPALA RUTAN SURABAYA PIMPIN UPACARA, TEGUHKAN INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME**

SURABAYA | ALDERA NEWS — Rabu, 28 Oktober 2026   Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya me ...
Rabu, 28 Okt 2026 11:19 WIB | Info Publik

**PATROLI HUMANIS POLSEK SEMAMPIR, HADIRKAN RASA AMAN DAN PERKUAT KEDekatan POLISI DENGAN MASYARAKAT**

**SURABAYA | ALDERA NEWS** — Rabu, 28 Oktober 2026   Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) terus dilakukan jajaran Polsek Semampir, ...
Rabu, 28 Okt 2026 06:05 WIB | Polri

Polsek Menganti Cek Tanaman Lombok di Desa Bringkang, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Gresik – Selasa, 27 Oktober 2026 Menindaklanjuti petunjuk dan arahan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol. Heru ...