x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

MERAH PUTIH TERKOYAK, WAJAH KEADILAN BANGSA DIPERTANYAKAN

Avatar Redaksi

Info Publik

EKO GAGAK: Menjahit Kembali Robekan Kemerdekaan

 

ALDERA NEWS — Kibaran bendera merah putih yang robek di ujung tiang tertinggi bukan sekadar pemandangan yang memprihatinkan. Ia menjadi saksi bisu perjalanan bangsa dalam menjaga dan memaknai kemerdekaan.

 

Robekan pada kain bendera seolah menyampaikan pesan tanpa suara. Bekas luka perjuangan mengingatkan bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang memastikan setiap warga negara memperoleh hak dan perlakuan yang adil.

 

Bangsa Indonesia telah berhasil mengusir penjajah dari bumi Nusantara. Namun, tantangan hari ini tidak kalah berat. Ketidakadilan, korupsi, kesenjangan ekonomi, serta pengabaian terhadap hak-hak rakyat kecil masih menjadi persoalan yang harus diperjuangkan bersama.

 

Kemerdekaan sejati tidak cukup dirayakan melalui upacara dan pengibaran bendera. Kemerdekaan harus benar-benar dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

 

Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Pejabat, orang kaya, maupun rakyat kecil harus memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum.

 

Ketika hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah, yang terkoyak bukan hanya rasa keadilan, tetapi juga makna merah putih sebagai simbol persatuan dan perjuangan bangsa.

 

Sebagai negara yang berlandaskan Pancasila, keadilan sosial tidak boleh berhenti sebagai semboyan. Keadilan harus diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, penegakan hukum yang berintegritas, serta pemerataan kesejahteraan.

 

Kritik terhadap ketidakadilan bukanlah bentuk pesimisme terhadap bangsa. Justru keberanian menyampaikan kritik merupakan bagian dari kecintaan terhadap Indonesia.

 

Menolak diam ketika ketidakadilan terjadi adalah salah satu cara menjaga martabat bangsa. Sebab, musuh yang harus dihadapi hari ini bukan lagi penjajah asing, melainkan korupsi, kesenjangan, penyalahgunaan kekuasaan, dan berbagai bentuk ketidakadilan yang merugikan rakyat.

 

Jika persoalan tersebut terus dibiarkan, kain merah putih yang robek itu seakan menjadi gambaran dari kekecewaan publik terhadap kondisi bangsa.

 

Karena itu, simbol bendera yang robek semestinya menjadi momentum untuk bercermin. Sudah waktunya seluruh elemen bangsa, terutama para pemegang kekuasaan, bersama-sama “menjahit” kembali robekan tersebut.

 

Caranya bukan dengan retorika, melainkan melalui integritas moral, penegakan hukum yang adil, pemberantasan korupsi, perlindungan terhadap hak rakyat, serta pemerataan kesejahteraan dari Sabang sampai Merauke.

 

Sebab, merah putih akan benar-benar berkibar dengan utuh dan penuh wibawa apabila keadilan juga berdiri tegak di negeri ini.

 

“Jangan biarkan robekan pada bendera menjadi cermin robeknya rasa keadilan bangsa.”

 

Artikel Opini oleh Eko Gagak, Aktivis 98 — Agustus 2026

 

ALDERA NEWS

Berani, Tajam, Terpercaya

 

( Redaksi)

Artikel Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 19:38 WIB | Info Publik

# POLSEK BUBUTAN BONGKAR PENADAHAN MOTOR CURian ANTAR PULAU, LIMA UNIT KENDARAAN DIAMANKAN **

**SURABAYA | ALDERA NEWS** — Jaringan dugaan penadahan sepeda motor hasil kejahatan yang menghubungkan Surabaya, Jawa Timur, dengan Maumere, Nusa Tenggara T ...
Rabu, 28 Okt 2026 18:57 WIB | Info Publik

# GEMPUR PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI DUPAK BANGUNREJO, 4 ORANG POSITIF SAAT TES URINE **

**SURABAYA | ALDERA NEWS** — Upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Kota Surabaya terus diperkuat. Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Badan N ...
Rabu, 28 Okt 2026 15:43 WIB | Ekonomi dan Bisnis

Jambore Mantri BRI 2026, Perkuat Peran Mantri dalam Mendorong Pertumbuhan UMKM

SURABAYA | Aldera News - Mantri BRI memiliki peran penting dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:34 WIB | Info Publik

**KWI JABAR APRESIASI AKSI KEMANUSIAAN YAYASAN JAYA ARTASENA, PMI KUNINGAN KUMPULKAN 45 LABU DARAH**

**KUNINGAN | ALDERA NEWS** — Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, diwarnai aksi nyata kepedulian terhadap sesama. Yayasan Jaya A ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:04 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsangsa

Jakarta, 27 Oktober 2026* - Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak kemandirian ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:00 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, PLN Group Raih Dua Penghargaan Energi Subroto 2026

Jakarta, 27 Oktober 2026* - PT PLN (Persero) melalui sub holding PLN Indonesia Power (PLN IP) dan PLN Nusantara Power (PLN NP) meraih 2 (dua) Penghargaan ...