AKHIR PELARIAN BURON CURANMOR LINTAS DAERAH! Serang Polisi dengan Celurit, Residivis Ditembak dan Jadi Sasaran Amuk Warg

Reporter : Redaksi

BONDOWOSO | ALDERA NEWS – Pelarian panjang seorang residivis spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas daerah akhirnya berakhir dramatis di Kabupaten Bondowoso. Buronan yang telah lama masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) itu terpaksa dilumpuhkan dengan tindakan tegas dan terukur setelah nekat menyerang anggota kepolisian menggunakan sebilah celurit saat hendak ditangkap.

 

Peristiwa yang terjadi di kawasan permukiman warga tersebut sontak menyita perhatian masyarakat. Proses penangkapan bahkan sempat direkam warga dan videonya dengan cepat beredar luas di media sosial hingga menjadi viral.

 

Suasana di lokasi sempat memanas. Setelah mengetahui pria yang diamankan merupakan pelaku curanmor yang selama ini meresahkan warga, puluhan masyarakat yang emosi langsung meluapkan kemarahannya dengan menghakimi pelaku. Aparat kepolisian bergerak cepat mengendalikan situasi dan segera mengevakuasi tersangka ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

 

Pelaku diketahui bernama Asan bin Arsim (33), warga Desa Jonggreng, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang. Berdasarkan data kepolisian, tersangka merupakan residivis dengan rekam jejak kriminal di sejumlah wilayah dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) di Polres Jember, Polres Lumajang, Polres Probolinggo, hingga DPO Polda Jawa Timur.

 

«"Begitu warga mengetahui yang diamankan merupakan maling motor yang selama ini meresahkan, puluhan orang langsung menghampiri dan memukul pelaku sebelum akhirnya dibawa petugas ke rumah sakit," ujar Sahid, salah seorang warga, Minggu (2/8/2026).»

 

Aksi Pencurian Berujung Pengejaran Dramatis

 

Kasatreskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono, menjelaskan bahwa kasus tersebut bermula dari aksi pencurian sepeda motor Honda Vario milik Ike Wijayanti di Desa Besuk, Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso.

 

Korban yang menyadari sepeda motornya telah dibawa kabur langsung berteriak meminta pertolongan. Kebetulan, lokasi rumah korban berada tidak jauh dari kediaman seorang anggota kepolisian sehingga informasi tersebut segera ditindaklanjuti.

 

Petugas bersama tim langsung melakukan pengejaran hingga berhasil menghadang pelarian tersangka di Desa Cermee, Kecamatan Cermee.

 

Namun saat hendak diamankan, pelaku justru melakukan perlawanan sengit dengan mengeluarkan sebilah celurit dan berusaha membacok anggota kepolisian yang akan menangkapnya.

 

«"Ketika akan dilakukan penangkapan, pelaku mengeluarkan celurit dan berusaha membacok anggota kami," ungkap Iptu Wawan Triono.»

 

Tindakan Tegas Terukur Demi Keselamatan Petugas

 

Menurut Iptu Wawan, tersangka dikenal sebagai pelaku kriminal kambuhan yang kerap beraksi di berbagai daerah. Dalam setiap aksinya, pelaku disebut tidak segan melakukan kekerasan demi menghindari penangkapan.

 

Karena tindakan pelaku dinilai membahayakan keselamatan petugas di lapangan, polisi terlebih dahulu memberikan tembakan peringatan. Namun peringatan tersebut diabaikan sehingga aparat akhirnya mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku melalui tembakan yang mengenai bagian paha.

 

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah celurit yang digunakan untuk menyerang petugas serta kunci leter L yang diduga dipakai sebagai alat merusak rumah kunci sepeda motor.

 

Saat ini Asan telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Bondowoso guna mengungkap kemungkinan keterlibatannya dalam sejumlah kasus curanmor di wilayah lain.

 

Sementara itu, seorang rekan pelaku yang identitasnya telah dikantongi penyidik kini berstatus DPO dan masih dalam pengejaran intensif.

 

Polres Bondowoso menegaskan akan terus memburu para pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat serta menindak tegas setiap bentuk perlawanan yang membahayakan keselamatan petugas maupun warga sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

 

 

ALDERA NEWS – Berani, Tajam Terpercaya.

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru