x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

Musim Layang-Layang Tiba, PLN Intensifkan Edukasi Demi Jaga Keandalan Listrik Bali

Avatar Redaksi

Info Publik

Denpasar – PLN mengintensifkan edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat selama musim layang-layang guna menjaga keandalan pasokan listrik di Bali. Upaya ini dilakukan menyusul meningkatnya gangguan jaringan listrik akibat layang-layang yang tersangkut pada jaringan distribusi maupun transmisi.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, PLN mencatat 33 kejadian gangguan jaringan listrik yang disebabkan oleh layang-layang di Bali. Dari jumlah tersebut, sebanyak 30 kejadian terjadi pada periode Mei hingga Juni, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat bermain layang-layang selama musim angin dan masa libur sekolah.

Sebagai bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat, PLN bersama unsur distribusi dan transmisi di Bali menggelar talkshow bertajuk "Bijak Bermain Layang-Layang untuk Keselamatan Ketenagalistrikan" di Radio RPKD FM. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya bermain layang-layang di lokasi yang aman dan jauh dari jaringan listrik.

Dalam talkshow tersebut, Team Leader K3L PLN UP2D Bali, Ari Hidayanto, menjelaskan bahwa musim layang-layang yang berlangsung pada periode April hingga September berpotensi meningkatkan risiko gangguan kelistrikan apabila aktivitas tersebut dilakukan di dekat jaringan listrik. Layang-layang yang tersangkut pada jaringan distribusi maupun transmisi dapat menyebabkan terputusnya pasokan listrik dan membahayakan keselamatan masyarakat.

Edukasi juga disampaikan oleh Team Leader K3L dan Keamanan PLN ULP Sanur Made Aris Prasetya, Team Leader K3 dan Keamanan PLN UPT Bali AA Sutrisna Dwi Putra, serta Gusti Ngurah Puja Mantrawan. Dalam kesempatan tersebut, PLN mengingatkan masyarakat untuk menerbangkan layang-layang jauh dari jaringan listrik, tidak menggunakan benang atau material yang bersifat konduktif, tidak menginapkan layang-layang, serta segera melaporkan kepada PLN apabila menemukan layang-layang yang tersangkut pada jaringan listrik.

Manager PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra, mengatakan bahwa keandalan pasokan listrik memerlukan dukungan seluruh lapisan masyarakat.

"Gangguan akibat layang-layang masih menjadi salah satu penyebab terputusnya pasokan listrik di Bali. Dari 33 kejadian yang kami catat sepanjang semester pertama tahun ini, sebagian besar terjadi dalam dua bulan terakhir. Karena itu kami mengajak masyarakat memilih lokasi bermain yang aman dan tidak berada di sekitar jaringan listrik agar tradisi bermain layang-layang tetap dapat dinikmati tanpa mengganggu keselamatan maupun keandalan pasokan listrik," ujar Petrus.

Penyiar Radio RPKD FM, Bambang Hariyadi, mengapresiasi upaya PLN dalam memberikan edukasi kepada masyarakat melalui media radio.

"Melalui talkshow ini masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai risiko bermain layang-layang di dekat jaringan listrik. Edukasi seperti ini penting untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keselamatan dan keandalan pasokan listrik," ujar Bambang.

Selain melakukan sosialisasi, PLN juga secara rutin melaksanakan patroli dan inspeksi jaringan listrik, khususnya pada wilayah yang berpotensi mengalami gangguan akibat layang-layang. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

PLN mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil sendiri layang-layang yang tersangkut pada jaringan listrik karena berisiko menimbulkan kecelakaan. Masyarakat dapat segera melaporkan kejadian tersebut melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, kantor PLN terdekat, maupun kanal media sosial resmi PLN agar dapat ditangani petugas secara aman dan cepat.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan tradisi bermain layang-layang yang menjadi bagian dari budaya Bali dapat terus berlangsung secara aman tanpa mengganggu keselamatan maupun keandalan pasokan listrik.(red)

Artikel Terbaru
Minggu, 09 Agu 2026 12:46 WIB | Info Publik

Viral! Dugaan Galian C Ilegal di Pati Disebut Masih Beroperasi, Warga Pertanyakan Pengawasan APH

PATI | ALDERA NEWS – Aktivitas pertambangan galian C yang diduga tidak mengantongi perizinan kembali menjadi sorotan masyarakat. Aktivitas yang disebut-sebut b ...
Minggu, 09 Agu 2026 10:16 WIB | Info Publik

Hampir Lolos ke Sulawesi! 97.676 Tablet Obat Berbahaya Digagalkan di Bandara Juanda

SIDOARJO | ALDERA NEWS – Modus pengiriman menggunakan jasa ekspedisi dan identitas palsu hampir saja menjadi celah bagi peredaran puluhan ribu tablet obat i ...
Minggu, 09 Agu 2026 09:37 WIB | Polri

Polsek Bungah Cek Tanaman Kacang Hijau, Wujud Dukungan Polri terhadap Ketahanan Pangan

Gresik, 9 Agustus 2026 – Jajaran Polsek Bungah Polres Gresik terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan p ...
Minggu, 09 Agu 2026 08:11 WIB | Info Publik

Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya Perkuat Barisan TNI-Polri, Sinergi dengan Brimob Jadi Kunci Keamanan Ibu Kota

JAKARTA | ALDERA NEWS – Soliditas dan sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali diperkuat. K ...
Sabtu, 08 Agu 2026 21:00 WIB | Info Publik

Sembunyikan 2,9 Kg Kabel Tembaga di Jok Motor, Dua Pekerja Kepergok Saat Hendak Keluar Kawasan Industri Gresik

GRESIK | ALDERA NEWS – Upaya dua pekerja membawa keluar kabel tembaga sisa produksi dari kawasan industri di Jalan Mayjend Sungkono, Desa Gulomantung, K ...
Sabtu, 08 Agu 2026 20:08 WIB | Info Publik

Tragis di Sarolangun! Suami Diduga Habisi Istri, Pelaku Tewas Dihakimi Massa Saat Hendak Kabur

SAROLANGUN | ALDERA NEWS – Suasana malam di Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Jambi, mendadak berubah mencekam setelah terdengar jeritan h ...