LANGKAT | ALDERA NEWS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat menerima kunjungan lapangan dari United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), Kamis (17/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya meninjau secara langsung pelaksanaan Program Sistem Pemasyarakatan, khususnya penerapan Exercise of Disruption Planning Tools sebagai salah satu pendekatan dalam perencanaan penanggulangan gangguan di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam kunjungan tersebut, UNODC bersama jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat melakukan pertukaran informasi dan pengalaman terkait pelaksanaan tugas pemasyarakatan di lapangan.
Pembahasan turut difokuskan pada aspek prison intelligence atau intelijen pemasyarakatan serta dynamic security atau keamanan dinamis. Kedua pendekatan tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung upaya menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan di dalam lapas.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat, Robinson Perangin Angin, menyambut baik kunjungan dan kolaborasi yang dilakukan UNODC bersama jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan ini. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi serta membuka ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman,” ujar Robinson.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan bagi jajaran Lapas Narkotika Langkat untuk melihat dan mengevaluasi penerapan berbagai pendekatan pemasyarakatan secara langsung di lapangan.
“Diskusi ini juga memberikan kesempatan bagi kami untuk meninjau langsung penerapan berbagai pendekatan pemasyarakatan di lapangan,” lanjutnya.
Melalui kegiatan tersebut, jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat mendapatkan wawasan mengenai pentingnya pengumpulan dan pengelolaan informasi sebagai bagian dari upaya mendukung deteksi dini serta pencegahan gangguan keamanan.
Penerapan keamanan dinamis juga menjadi salah satu pendekatan yang terus diperkuat dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Pendekatan tersebut menempatkan interaksi dan komunikasi sebagai bagian dari upaya membangun kondisi keamanan yang kondusif di lingkungan lapas.
Kolaborasi bersama UNODC diharapkan dapat membuka ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang lebih luas bagi jajaran pemasyarakatan. Sinergi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung pengembangan sistem pemasyarakatan yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan.
Kunjungan lapangan ini menjadi momentum penting bagi Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat dalam memperkuat kapasitas jajaran, meningkatkan pemahaman terhadap potensi gangguan, serta mendukung penerapan sistem keamanan dan pemasyarakatan yang semakin terukur.
ALDERA NEWS – BERANI TAJAM TERPERCAYASiap tayang, Bang.
( Redaksi)
Editor : Redaksi