OJOL BARU DUA PEKAN KERJA, ABDUL AZIZ JADI KORBAN BEGAL SADIS DI PROBOLINGGO

Reporter : Redaksi

PROBOLINGGO, ALDERA NEWS – Nasib nahas menimpa Abdul Aziz (26), seorang driver ojek online asal Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Baru sekitar dua minggu mengais rezeki di jalanan, ia justru menjadi korban aksi begal brutal yang terjadi pada Sabtu pagi (11/4/2026).

 

Peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 04.45 WIB di kawasan Jalan HOS Cokroaminoto. Saat itu, Abdul Aziz baru saja menyelesaikan order dengan mengantar seorang penumpang perempuan. Setelahnya, ia sempat berhenti sejenak di depan sebuah konter handphone untuk beristirahat.

 

Namun situasi mendadak berubah menjadi horor.

 

Dua orang pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor tiba-tiba mendekat dan langsung melancarkan serangan tanpa banyak bicara. Salah satu pelaku bahkan mengayunkan senjata tajam jenis celurit ke arah korban.

 

Beruntung, Abdul Aziz dengan sigap melakukan perlawanan. Ia berhasil menangkis serangan tersebut sehingga terhindar dari luka serius. Meski demikian, situasi yang sepi dan minim bantuan membuatnya berada dalam posisi terdesak.

 

Dalam kondisi terancam dan sendirian, korban akhirnya memilih menyerahkan barang berharganya demi keselamatan jiwa. Motor, jaket ojek online, hingga tas berisi uang tunai sebesar Rp75 ribu dibawa kabur oleh para pelaku.

 

Setelah berhasil menguasai barang milik korban, kedua pelaku langsung melarikan diri dan menghilang di kegelapan pagi.

 

Akibat kejadian ini, Abdul Aziz diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp25,5 juta. Motor yang dirampas bukan sekadar kendaraan, melainkan satu-satunya alat untuk mencari nafkah.

 

Dengan penuh harap, korban berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini dan menemukan motornya.

 

“Saya cuma berharap motor saya bisa kembali. Itu satu-satunya sumber penghasilan saya,” ungkapnya.

 

Sementara itu, kasus pembegalan ini telah resmi dilaporkan ke Polres Probolinggo Kota. Aparat kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk memburu para pelaku yang meresahkan masyarakat tersebut.

 

Maraknya aksi kejahatan jalanan kembali menjadi perhatian serius. Keamanan pengemudi ojek online, khususnya yang bekerja pada jam rawan, diharapkan menjadi fokus pengawasan dan perlindungan ke depan.

 

ALDERA NEWS – BERANI, TAJAM, TERPERCAYA

 

(Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru