x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

Sambut HUT ke-81 RI: PLN Siap Serap Listrik PSEL Legok Nangka, Dukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Jawa Barat

Avatar Redaksi

Info Publik

Bandung, 31 Juli 2026* - PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program pengelolaan sampah berkelanjutan pemerintah melalui pembelian listrik yang dihasilkan dari fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Proyek PSEL yang kini memasuki tahap konstruksi tersebut ditargetkan beroperasi pada 2029 dan mampu mengolah hingga 2.131 ton sampah per hari serta menghasilkan listrik berkapasitas 40,79 megawatt (MW) atau mencapai 310 gigawatt-hour (GWh) per tahun.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan proyek tersebut, pada Maret 2026 PLN telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) dengan PT Jabar Environmental Solutions (PT JES), badan usaha pelaksana proyek yang ditunjuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Melalui perjanjian tersebut, listrik yang dihasilkan PSEL Legok Nangka akan disalurkan ke sistem kelistrikan PLN untuk dimanfaatkan oleh masyarakat.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot mengatakan, PSEL Legok Nangka merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat penanganan sampah perkotaan sekaligus mengembangkan pemanfaatannya menjadi energi (_waste to energy_). Proyek ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menuntaskan persoalan sampah sebelum 2029 melalui pengelolaan dari hulu ke hilir dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

"Groundbreaking hari ini bukan sekadar menandai dimulainya pembangunan sebuah infrastruktur, tetapi juga menjadi simbol komitmen bersama untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih bersih, lebih hijau, dan berkelanjutan," ucap Yuliot dalam acara Groundbreaking PSEL Legok Nangka di Bandung, Jawa Barat pada Rabu (29/7).

Dirinya berharap PSEL Legok Nangka dapat menjadi model pengembangan proyek pengolahan sampah menjadi energi yang bisa diterapkan di berbagai daerah serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

"Dengan kapasitas pembangkit yang signifikan dan dukungan pelaksanaan investasi, proyek ini diharapkan memberikan manfaat nyata melalui pengurangan volume sampah, penyediaan energi bersih, penciptaan lapangan kerja, peningkatan aktivitas ekonomi daerah, pengurangan emisi serta perbaikan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat," ujar Yuliot.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, PSEL Legok Nangka merupakan solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah di kawasan Bandung Raya sekaligus menghadirkan manfaat ekonomi dan lingkungan melalui pemanfaatan sampah sebagai sumber energi. Menurutnya, proyek ini dan PSEL lain di wilayahnya akan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di Jawa Barat.

”Ini akan menjadi salah satu alat picu untuk membangun sebuah sistem pengelolaan sampah yang modern. Kemudian juga mendidik masyarakat tertib dan hidup bersih. Yang kemudian juga meningkatkan kualitas udara, serta meningkatkan kualitas lingkungan,” ujar Dedi.

Selain menjadi solusi pengelolaan sampah, Dedi mengatakan proyek ini juga akan memperkuat pasokan energi bersih yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan industri dan investasi di Jawa Barat.

"Yang kedua berkahnya adalah kita akan mendapatkan energi listrik yang tentunya memberikan sumbangsih bagi kekuatan PLN untuk memiliki energi besar bagi kehidupan industri," katanya.

Sementara itu, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar mengatakan, pihaknya siap menjalankan arahan Pemerintah dalam mendukung PSEL, salah satunya PSEL Legok Nangka sebagai solusi nyata darurat sampah sekaligus langkah menuju swasembada energi. Periode PJBL selama 20 tahun yang telah disepakati menjadi bentuk komitmen PLN dalam mendukung keberlanjutan PSEL Legok Nangka. Melalui perjanjian tersebut, PLN memberikan kepastian pembelian listrik yang dihasilkan, sehingga mendukung pengembangan proyek _waste to energy_ secara berkelanjutan.

"PLN siap mengeksekusi PJBL sesuai arahan pemerintah. Kami akan menyerap produksi listrik yang dihasilkan dari pengolahan sampah ini dan menyalurkannya kepada masyarakat. Melalui PJBL selama 20 tahun, kami memberikan kepastian agar proyek ini dapat berjalan secara berkelanjutan," kata Suroso.

Suroso menambahkan, selain memperkuat bauran energi bersih, pengembangan PSEL Legok Nangka juga menunjukkan bahwa sektor ketenagalistrikan dapat berkontribusi terhadap penyelesaian persoalan lingkungan melalui pemanfaatan sampah menjadi energi.

"Melalui PSEL, kita bukan hanya memelihara lingkungan baik ke depannya, namun juga menghasilkan listrik yang bermanfaat bagi masyarakat. Ini merupakan energi terbarukan yang secara _cycle_ akan terus-menerus sepanjang ada sampah, maka akan dihasilkan listrik yang dapat dimanfaatkan," pungkasnya. (Red)

Artikel Terbaru
Jumat, 31 Jul 2026 06:39 WIB | Polri

Anggota polsek Kedamean Laksanakan Pengecekan Budidaya Ikan di Waduk Desa Menunggal untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasion

Gresik- Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan menuju swasembada pangan nasional, jajaran Polres ...
Kamis, 30 Jul 2026 21:07 WIB | Info Publik

MUSNAHKAN BARANG BUKTI 469 KASUS! Polrestabes Surabaya Tegaskan Perang Tanpa Ampun Melawan Narkoba

SURABAYA | ALDERA NEWS – Komitmen aparat kepolisian dalam memberantas penyalahgunaan narkotika sekaligus mengedepankan pendekatan hukum yang berkeadilan k ...
Kamis, 30 Jul 2026 19:03 WIB | Peristiwa

BERKHIANAT DARI DALAM! Satpam Dapur MBG Gasak 1.700 Ompreng, Duitnya Diduga untuk Narkoba

TANGERANG SELATAN | ALDERA NEWS – Kasus dugaan pencurian yang terjadi di lingkungan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis ( ...
Kamis, 30 Jul 2026 14:14 WIB | Info Publik

GEMPUR MIRAS ILEGAL! Bea Cukai Bersama BAIS TNI Ungkap Peredaran Senilai Rp12,5 Miliar di Bali

BALI | ALDERA NEWS – Komitmen pemerintah dalam memberantas peredaran barang kena cukai ilegal kembali membuahkan hasil. Sinergi antara Direktorat Jenderal Bea d ...
Kamis, 30 Jul 2026 12:05 WIB | Info Publik

PURA-PURA MENJAGA, DIDUGA MENCURI! Penjaga Malam Sekolah Diamankan Usai Brankas Rp135 Juta Raib

LAMONGAN | ALDERA NEWS – Aksi pencurian brankas yang berisi uang tunai sebesar Rp135 juta di lingkungan TK/SD Cendikia, Jalan Veteran, Kabupaten Lamongan, b ...
Kamis, 30 Jul 2026 11:43 WIB | Info Publik

PELAYANAN TANPA PAMRIH! Dokter RSUD dr. Mohamad Soewandhie Utamakan Kemanusiaan di Atas Administrasi

SURABAYA | ALDERA NEWS – Kamis, 30 Juli 2026   Pelayanan kesehatan yang mengedepankan nilai kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh jajaran tenaga medis di RSUD ...