SURABAYA — Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Rutan Kelas I Surabaya berhasil digagalkan petugas pada Senin pagi. Barang terlarang tersebut disembunyikan di dalam makanan yang dibawa seorang pengunjung untuk warga binaan.
Pengungkapan bermula saat petugas pemeriksaan di area Pintu P2U melakukan pemeriksaan terhadap seorang pengunjung perempuan berinisial SA, yang datang sekitar pukul 08.45 WIB untuk membesuk suaminya, RF.
Petugas berinisial RAP mencurigai gerak-gerik SA saat proses pemeriksaan. Kecurigaan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penggeledahan lebih lanjut di Pos Karupam.
Hasil pemeriksaan akhirnya membongkar modus penyelundupan yang cukup rapi. Petugas menemukan lima poket sedang dan satu poket kecil berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu.
Barang tersebut disembunyikan di dalam makanan berupa masakan bumbu Bali yang berisi telur, tahu, dan ikan tongkol.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, mengapresiasi ketelitian dan kewaspadaan petugas yang berhasil mendeteksi adanya upaya penyelundupan tersebut.
Menurutnya, ketelitian petugas dalam setiap tahapan pemeriksaan menjadi bagian penting dari sistem pengamanan berlapis di lingkungan pemasyarakatan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, SA diduga membawa barang terlarang tersebut atas permintaan seorang warga binaan lain berinisial MS.
Pengunjung perempuan beserta barang bukti selanjutnya telah diserahkan kepada Satresnarkoba Polresta Sidoarjo untuk menjalani proses penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara itu, warga binaan yang terbukti terlibat dalam upaya penyelundupan tersebut akan dikenakan tindakan tegas sesuai aturan pemasyarakatan. Sanksi dapat berupa penempatan di sel isolasi serta pencatatan dalam Register F.
Penggagalan ini sekaligus menegaskan komitmen Rutan Kelas I Surabaya dalam memperketat pengawasan, meningkatkan deteksi dini, serta mencegah masuk dan beredarnya narkotika di dalam lingkungan rumah tahanan negara.
Ketelitian petugas di pintu masuk menjadi benteng awal untuk memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib, kondusif, dan bersih dari peredaran gelap narkotika.
ALDERA NEWS
BERANI • TAJAM • TERPERCAYA
( Redaksi)
Editor : Redaksi