SINERGI PEMBINAAN! RUTAN KELAS I SURABAYA GANDENG SWASTA, WARGA BINAAN DISIAPKAN MANDIRI DAN PRODUKTIF

Reporter : Redaksi

Surabaya — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I di Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam membina warga binaan agar lebih siap menghadapi kehidupan setelah masa pidana. Langkah nyata itu diwujudkan melalui kerja sama strategis dengan pihak swasta, yang secara resmi ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Selasa, 29 April 2026.

 

Kerja sama ini berfokus pada penguatan program pembinaan berbasis ekonomi kreatif. Warga binaan mendapatkan pelatihan keterampilan praktis seperti pembuatan tas rajut hingga kerajinan berbahan mute, yang dinilai memiliki nilai jual tinggi di pasar.

 

Kegiatan tersebut melibatkan jajaran pejabat struktural Rutan, termasuk Kepala Rutan Tristiantoro Ari Wibowo, Kasubsi Bimbingan Kegiatan Rahmatullah, serta Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Muhammad Ridla Gorjie. Mereka secara aktif mendorong pelaksanaan program agar berjalan optimal dan berkelanjutan.

 

Tidak sekadar pelatihan biasa, program ini dirancang lebih komprehensif. Warga binaan tidak hanya diajarkan teknik produksi, tetapi juga dibekali pemahaman tentang kualitas produk, ketelitian kerja, hingga strategi pemasaran. Pendampingan dari tenaga ahli turut menjadi kunci penting dalam memastikan hasil pelatihan benar-benar siap bersaing di dunia usaha.

 

Melalui kolaborasi ini, pihak Rutan berharap mampu mencetak warga binaan yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki kepercayaan diri dan kemandirian ekonomi. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan dapat membuka peluang usaha sendiri setelah bebas nanti.

 

Lebih jauh, program ini juga menjadi bagian dari upaya menekan angka residivisme. Dengan memberikan keterampilan nyata dan peluang ekonomi, warga binaan memiliki alternatif positif untuk menjalani kehidupan yang lebih baik tanpa kembali terjerat masalah hukum.

 

Pendekatan pembinaan yang humanis dan produktif ini dinilai sebagai langkah maju dalam sistem pemasyarakatan modern, yang tidak hanya berfokus pada hukuman, tetapi juga pada pemberdayaan dan perubahan hidup yang nyata.

 

Aldera News — berani, tajam, terpercaya

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru