x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

STATUS WHATSAPP BERUJUNG DARAH! Pria di Surabaya Bacok Kepala Warga dengan Besi Galvalum, Pelaku Dibekuk Polisi

Avatar Redaksi

Peristiwa

SURABAYA | ALDERA NEWS – Perselisihan yang bermula dari kesalahpahaman melalui media sosial WhatsApp berakhir dengan aksi penganiayaan berdarah di kawasan Jalan Ciliwung, Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya.

 

Seorang pria berinisial DK alias Gendon (27) diamankan polisi setelah diduga melakukan penganiayaan terhadap Rendy Jovan Sahar (42) menggunakan sebilah besi galvalum runcing hingga korban mengalami luka serius di bagian kepala dan tangan.

 

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 01.00 WIB, tepat di sisi kiri depan Warung Bakso Solo Rindu Malam, Jalan Ciliwung, Surabaya.

 

Kasus ini kemudian dilaporkan oleh istri korban, Vitri Wulandari (44) kepada pihak kepolisian untuk mendapatkan penanganan hukum.

 

Kapolsek Wonokromo Kompol Eko Aprianto menjelaskan, kejadian tersebut berawal dari persoalan komunikasi melalui aplikasi WhatsApp yang berkembang menjadi konflik pribadi.

 

Sebelumnya, sekitar pukul 23.02 WIB, tersangka DK yang saat itu sedang berada di kawasan Gorong-Gorong Bumiarjo menghubungi korban untuk menanyakan keberadaan seseorang bernama Alex, yang diketahui merupakan tetangga satu tempat kos dengan korban.

 

Namun, jawaban korban yang diterima tersangka dianggap kurang berkenan sehingga memunculkan rasa tersinggung. Tidak lama kemudian, tersangka membuat unggahan status WhatsApp yang diduga bernada sindiran.

 

"Oke kalau sudah posisi punya uang jadi lupa, tinggal lihat ya kalau posisi mu pas tidak punya apa-apa," demikian isi status yang membuat situasi semakin memanas.

 

Menurut Kompol Eko, unggahan tersebut kemudian mendapat respons dari korban melalui status WhatsApp lain dengan tulisan yang dianggap semakin memicu emosi tersangka.

 

Melihat unggahan tersebut, DK yang berprofesi sebagai freelance photographer akhirnya terbawa amarah. Ia kemudian pulang ke rumahnya di kawasan Jalan Bumiarjo untuk mengambil potongan besi galvalum bekas bangunan sepanjang sekitar 45 sentimeter.

 

Besi tersebut diketahui memiliki ujung tajam akibat bekas potongan gerinda. Senjata itu kemudian diselipkan tersangka di bagian sabuk celananya sebelum kembali mencari korban.

 

Tanpa diduga, tersangka mendatangi korban yang berada di Jalan Ciliwung. Saat bertemu, pelaku langsung melakukan penyerangan menggunakan besi galvalum tersebut.

 

"Sesampainya di lokasi, tersangka memukul kepala korban hingga mengalami luka robek sekitar 15 sentimeter. Serangan juga mengenai tangan kanan korban hingga mengalami luka robek sekitar 5 sentimeter," jelas Kompol Eko.

 

Korban juga mengalami luka pada jari tengah tangan kanan saat berusaha menangkis serangan tersebut.

 

Usai melihat korban mengalami luka dan bersimbah darah, tersangka langsung meninggalkan lokasi kejadian. Dalam pelariannya, DK membuang besi galvalum yang digunakan sebagai alat penganiayaan ke dalam gorong-gorong sungai di kawasan Jalan Bumiarjo, Surabaya.

 

Polisi yang melakukan penyelidikan akhirnya berhasil mengamankan tersangka beserta sejumlah barang bukti. Salah satu barang bukti yang diamankan berupa jaket hoodie warna hitam merek Nike milik korban yang terdapat bercak darah.

 

Atas perbuatannya, DK alias Gendon kini harus mempertanggungjawabkan tindakannya di hadapan hukum. Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 466 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan.

 

Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak membiarkan persoalan kecil berkembang menjadi tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

 

ALDERA NEWS

Berani Tajam Terpercaya

 

( Redaksi)

Artikel Terbaru
Minggu, 13 Sep 2026 15:08 WIB | Info Publik

Maulid Nabi di Simokerto, Modin Modina Teguhkan Komitmen Melayani Umat

SURABAYA | ALDERA NEWS – Semangat memperkuat pelayanan kepada masyarakat terus digaungkan Paguyuban Modin Modina Kecamatan Simokerto. Momentum Maulid Nabi M ...
Minggu, 13 Sep 2026 01:17 WIB | Peristiwa

Lomba Mewarnai Warnai Semarak Posyandu Ceria, Edukasi Kesehatan Ibu dan Balita Digelar di Kaza Mall

SURABAYA | ALDERA NEWS – Kegiatan Posyandu Ceria yang dirangkai dengan lomba mewarnai berlangsung meriah di Kaza Mall, Surabaya. Kegiatan yang digelar di l ...
Minggu, 13 Sep 2026 01:01 WIB | Info Publik

DLH Surabaya Turun ke Kali Seng, Trash Boom Dipasang dan Warga Diajak Hentikan Kebiasaan Buang Sampah ke Sungai

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan terus dilakukan Pemerintah Kota Surabaya. Kali Seng yang berada di kawasan perbatasan K ...
Minggu, 13 Sep 2026 00:05 WIB | Info Publik

Tiga Pilar Simokerto Patroli Skala Besar Tengah Malam, Titik Rawan dan Gengster Jadi Sasaran

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran tiga pilar Kecamatan Simokerto, Surabaya. Patroli skala besar ...
Sabtu, 12 Sep 2026 18:30 WIB | Peristiwa

Petunjuk P-19 Buka Babak Baru, Penyidik Polrestabes Surabaya Dalami Dugaan Pencabulan 2019

SURABAYA | ALDERA NEWS – Penanganan kasus dugaan pencabulan yang terjadi pada 2019 kembali memasuki tahap pendalaman. Penyidik Satres PPA-PPO Polrestabes S ...
Sabtu, 12 Sep 2026 12:16 WIB | Peristiwa

Kejar-kejaran di Jalan Kenjeran, Pemuda Surabaya Dibekuk Bawa 3.000 Pil Y

SURABAYA | ALDERA NEWS – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya berhasil meringkus seorang pemuda berinisial AS (23) yang diduga terlibat d ...