REKOR! Polsek Banjarmasin Tengah Bongkar Gudang Narkoba, 13 Kilogram Sabu dan 10 Ribu Butir Ekstasi Disita

Reporter : Redaksi

BANJARMASIN | ALDERA NEWS – Prestasi besar kembali ditorehkan jajaran kepolisian dalam perang melawan peredaran narkotika. Polsek Banjarmasin Tengah berhasil mengungkap kasus narkotika dengan barang bukti terbesar sepanjang sejarah satuannya.

 

Dalam operasi yang dilakukan melalui serangkaian penyelidikan intensif, petugas berhasil menyita sekitar 13 kilogram sabu dan 10 ribu butir pil ekstasi. Tiga orang yang diduga sebagai bagian dari jaringan peredaran narkoba turut diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

 

Keberhasilan tersebut dipaparkan oleh Plh Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Timbul RK Siregar, didampingi Waka Polresta Banjarmasin AKBP Arwin Amrih Wientama, Kasat Resnarkoba Kompol Syuaib Abdullah, serta Kapolsek Banjarmasin Tengah AKP Harris Wicaksono, dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (10/7/2026).

 

Kombes Pol Timbul RK Siregar menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat yang menyebut adanya seseorang yang diduga mampu menyediakan narkotika jenis ekstasi dalam jumlah besar.

 

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Unit Buser Polsek Banjarmasin Tengah langsung melakukan penyelidikan secara tertutup. Polisi kemudian menjalankan teknik undercover buy atau penyamaran melalui komunikasi daring untuk memastikan keberadaan serta aktivitas para pelaku.

 

Setelah memperoleh bukti permulaan yang cukup, petugas bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap tersangka. Dari hasil pengembangan, polisi berhasil menemukan lokasi penyimpanan narkotika dengan barang bukti dalam jumlah sangat besar.

 

Selain menyita sekitar 13 kilogram sabu dan 10 ribu butir ekstasi, polisi juga mengamankan tiga tersangka yang diduga memiliki peran berbeda dalam jaringan peredaran gelap narkotika tersebut. Seluruh barang bukti kini telah diamankan sebagai alat bukti dalam proses penyidikan.

 

Kapolresta menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba. Informasi yang diberikan masyarakat menjadi kunci utama terbongkarnya jaringan yang diduga telah lama beroperasi.

 

Penyidik saat ini masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain maupun jaringan yang lebih luas. Tidak menutup kemungkinan akan ada penetapan tersangka baru seiring berkembangnya hasil penyidikan.

 

Pengungkapan ini sekaligus menjadi salah satu capaian terbesar Polsek Banjarmasin Tengah dalam upaya pemberantasan narkotika dan diharapkan mampu memutus mata rantai peredaran barang haram yang merusak generasi bangsa.

 

Polri menegaskan komitmennya untuk terus memburu para pelaku peredaran narkoba tanpa pandang bulu serta mengajak masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

 

 

 

 

ALDERA NEWS

Berani • Tajam • Terpercaya :::

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru