x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

BURON PEMBUNUH SEKDIS DPKP BANGKALAN TERUNGKAP! Diduga Penipu Spesialis Perdaya Perempuan Mapan

Avatar Redaksi

Peristiwa

SURABAYA | ALDERA NEWS – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur terus mengintensifkan perburuan terhadap terduga pelaku pembunuhan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati.

 

Tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dikerahkan untuk melacak keberadaan pria berinisial E, yang kini diduga melarikan diri ke luar wilayah Jawa Timur. Aparat memastikan proses pengejaran terus dilakukan hingga pelaku berhasil ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

 

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi mengungkap bahwa pria berinisial E bukanlah sosok asing dalam dunia kejahatan. Ia diduga memiliki rekam jejak sebagai penipu yang kerap menjadikan perempuan mapan sebagai sasaran aksinya.

 

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, mengungkapkan bahwa modus yang digunakan pelaku adalah membangun hubungan kedekatan dengan korban melalui pertemuan langsung atau kopi darat. Dengan memanfaatkan rayuan dan pencitraan yang meyakinkan, pelaku diduga berhasil memperoleh kepercayaan para korbannya sebelum akhirnya melakukan aksi penipuan.

 

Menurut penyelidikan kepolisian, aktivitas tersebut telah dijalankan pelaku selama beberapa tahun terakhir, terutama setelah dirinya berpisah dengan mantan istrinya. Target yang dipilih pun bukan sembarangan, melainkan perempuan berusia matang yang dinilai memiliki kondisi ekonomi mapan.

 

"Jadi latar belakangnya ini memang orang ini tukang tipu-tipu. Korbannya khususnya perempuan-perempuan yang sudah mapan. Perkenalannya lewat kopi darat, lewat pertemuan langsung," ujar AKBP Arbaridi Jumhur.

 

Dalam kasus yang menewaskan Ruly Yunis Setiawati, polisi menduga pola pendekatan yang sama juga digunakan pelaku. Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban diketahui sempat melakukan perjalanan bersama pelaku ke kawasan Malang.

 

Hubungan keduanya diduga terjalin melalui pendekatan personal yang kemudian berujung pada dugaan tindak pidana pembunuhan. Fakta tersebut kini menjadi salah satu fokus utama penyidik dalam mengungkap secara utuh motif serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban kehilangan nyawanya.

 

Sejak identitasnya diketahui, pelaku langsung melarikan diri dan berpindah-pindah lokasi untuk menghindari pengejaran aparat. Polisi menyebut pelaku terus berganti tempat persembunyian di luar Provinsi Jawa Timur dengan harapan dapat menghilangkan jejak.

 

Meski demikian, Ditreskrimum Polda Jatim menegaskan bahwa ruang gerak pelaku semakin sempit. Tim Jatanras telah melakukan pendalaman terhadap seluruh jaringan pertemanan, keluarga, hingga orang-orang yang diduga memiliki hubungan dengan pelaku.

 

Berbagai upaya penyelidikan terus dilakukan secara intensif, mulai dari pengumpulan keterangan saksi, penelusuran jejak digital, hingga koordinasi dengan jajaran kepolisian di berbagai daerah guna mempercepat proses penangkapan.

 

"Kami sudah mengubek-ubek keterangan terkait dari lingkaran pertemanan dan persaudaraan pelaku. Tim terus bergerak di lapangan," tegas AKBP Jumhur.

 

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan seorang pejabat daerah yang menjadi korban dugaan pembunuhan. Polda Jawa Timur memastikan akan mengusut tuntas perkara tersebut secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu hingga pelaku berhasil diamankan.

 

Imbauan untuk Masyarakat

 

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan, agar lebih berhati-hati dalam menjalin hubungan dengan orang yang baru dikenal. Jangan mudah terpancing oleh rayuan, janji manis, maupun hubungan asmara yang belum memiliki dasar kepercayaan yang kuat.

 

Pastikan mengenali latar belakang seseorang dengan baik sebelum memberikan kepercayaan, terlebih apabila hubungan tersebut berkaitan dengan urusan pribadi maupun keuangan. Kewaspadaan dan kehati-hatian merupakan langkah awal untuk mencegah menjadi korban tindak kejahatan bermodus asmara.

 

ALDERA NEWS

Tajam, Berimbang, dan Terpercaya.

 

( Redaksi)

Artikel Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 19:38 WIB | Info Publik

# POLSEK BUBUTAN BONGKAR PENADAHAN MOTOR CURian ANTAR PULAU, LIMA UNIT KENDARAAN DIAMANKAN **

**SURABAYA | ALDERA NEWS** — Jaringan dugaan penadahan sepeda motor hasil kejahatan yang menghubungkan Surabaya, Jawa Timur, dengan Maumere, Nusa Tenggara T ...
Rabu, 28 Okt 2026 18:57 WIB | Info Publik

# GEMPUR PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI DUPAK BANGUNREJO, 4 ORANG POSITIF SAAT TES URINE **

**SURABAYA | ALDERA NEWS** — Upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Kota Surabaya terus diperkuat. Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Badan N ...
Rabu, 28 Okt 2026 15:43 WIB | Ekonomi dan Bisnis

Jambore Mantri BRI 2026, Perkuat Peran Mantri dalam Mendorong Pertumbuhan UMKM

SURABAYA | Aldera News - Mantri BRI memiliki peran penting dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:34 WIB | Info Publik

**KWI JABAR APRESIASI AKSI KEMANUSIAAN YAYASAN JAYA ARTASENA, PMI KUNINGAN KUMPULKAN 45 LABU DARAH**

**KUNINGAN | ALDERA NEWS** — Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, diwarnai aksi nyata kepedulian terhadap sesama. Yayasan Jaya A ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:04 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsangsa

Jakarta, 27 Oktober 2026* - Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak kemandirian ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:00 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, PLN Group Raih Dua Penghargaan Energi Subroto 2026

Jakarta, 27 Oktober 2026* - PT PLN (Persero) melalui sub holding PLN Indonesia Power (PLN IP) dan PLN Nusantara Power (PLN NP) meraih 2 (dua) Penghargaan ...