Warga di kawasan Embong Cangka, Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura, digemparkan oleh penemuan sesosok jasad pria pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban ditemukan bersama sebuah sepeda motor jenis Honda Vario di area yang tertutup rumput ilalang lebat.
Kondisi lokasi yang dipenuhi semak tinggi membuat jasad korban tidak langsung terlihat oleh warga yang melintas. Keberadaan korban baru terungkap setelah seorang warga yang hendak memasang baliho di sekitar median jalan mencium bau tidak sedap, lalu melakukan pengecekan.
Di lokasi kejadian, ditemukan sepeda motor dengan nomor polisi M 5659 HC bertuliskan “Bisma”. Tulisan tersebut identik dengan nama yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang ditemukan di dalam dompet korban.
Berdasarkan identitas tersebut, korban diketahui bernama Bisma Albertino Assegaf (kelahiran 2006), warga Dusun Sawo, Desa Tajungan, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan.
Salah satu warga setempat, Fadhur Rosi, mengungkapkan dirinya datang ke lokasi setelah banyak warga berkumpul. Ia menyebut kondisi tempat kejadian yang dipenuhi ilalang tinggi membuat jasad korban sulit terlihat sejak awal.
> “Waktu saya datang, sudah banyak orang di lokasi. Karena rumputnya tinggi, awalnya tidak ada yang tahu kalau di situ ada jasad,” ujarnya.
Secara geografis, Embong Cangka merupakan titik percabangan jalur poros nasional. Dari arah Kota Bangkalan, jalur tersebut terbagi menuju arah selatan ke Kecamatan Kamal serta jalur menuju Kantor Kecamatan Socah melalui ruas jalan kabupaten.
Rosi juga menegaskan dirinya tidak ingin berspekulasi terkait penyebab kematian korban dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
> “Kalau dilihat dari kondisi tubuh, diduga korban sudah meninggal sekitar dua hari. Tubuhnya sudah menghitam dan mengeluarkan bau,” tambahnya.
Keluarga Sempat Melaporkan Korban Hilang
Jasad korban telah dievakuasi menggunakan ambulans untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sepeda motor milik korban juga diamankan oleh petugas Polsek Socah dan dibawa ke Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Bangkalan.
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan pihak keluarga sebelumnya telah melaporkan korban sebagai orang hilang. Korban diketahui pamit keluar rumah dengan alasan hendak makan di sebuah warung makan cepat saji.
> “Semalam keluarga sudah laporan karena korban tidak pulang. Katanya pamit mau makan ke Mi Gacoan,” ujar salah satu warga.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, termasuk kemungkinan adanya unsur tindak pidana.
ALDERA NEWS
Menyajikan Informasi Aktual, Terpercaya, dan Menginspirasi
( Redaksi)
Editor : Redaksi