x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

DIGEREBEK BESAR-BESARAN! POLRESTABES SURABAYA BONGKAR SINDIKAT SCAMMING INTERNASIONAL, PULUHAN WN ASING DIAMANKAN

Avatar Redaksi

Info Publik

Surabaya – Aparat Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap dugaan jaringan penipuan online internasional (scamming) berskala besar yang diduga telah beroperasi di sejumlah kota di Indonesia. Pengungkapan kasus mengejutkan ini menyeret puluhan warga negara asing dan diduga terhubung dengan jaringan lintas negara.

 

Kasus tersebut pertama kali terungkap setelah aparat kepolisian Indonesia menerima informasi dari otoritas Jepang terkait dugaan penyekapan warga negara asing di wilayah Indonesia. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti secara serius oleh jajaran Satreskrim Polrestabes Surabaya hingga akhirnya membuka tabir dugaan kejahatan internasional yang terorganisir.

 

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si. menjelaskan, pengungkapan awal bermula dari penggerebekan sebuah rumah kontrakan di kawasan Surabaya yang diduga menjadi lokasi penampungan sejumlah warga asing.

 

Saat petugas melakukan pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan beberapa warga negara asing yang terdiri dari tiga warga negara China, empat warga negara Jepang, serta dua WNI yang diketahui memiliki kewarganegaraan Singapura.

 

“Rumah tersebut diketahui telah dikontrak selama dua tahun oleh seorang pria berinisial E yang merupakan warga negara Indonesia,” ungkap Kombes Pol. Luthfie dalam keterangannya.

 

Dari hasil pemeriksaan terhadap E, aparat kemudian melakukan pengembangan dan menemukan indikasi adanya lokasi lain yang diduga menjadi pusat operasi penipuan online jaringan internasional tersebut.

 

Namun saat aparat mendatangi lokasi kedua di Surabaya, tempat itu sudah dalam keadaan kosong. Polisi menduga para pelaku telah melarikan diri lebih dahulu setelah mengetahui adanya penyelidikan dari aparat kepolisian.

 

Hasil penyelidikan sementara menyebut lokasi tersebut sebelumnya dihuni sekitar 32 warga negara China yang diduga terlibat dalam aktivitas scamming internasional.

 

Untuk menghindari pelacakan petugas, kelompok tersebut diduga berpindah-pindah tempat dan sempat menginap di enam hotel berbeda di wilayah Surabaya.

 

Meski demikian, aparat terus bergerak cepat. Dalam operasi lanjutan, polisi kembali berhasil mengamankan enam warga negara Jepang bersama sejumlah warga negara China di salah satu hotel di Surabaya.

 

Pengembangan kasus kemudian mengarah ke beberapa titik lain, termasuk kawasan Plaza Surabaya dan salah satu pusat perbelanjaan lainnya. Dari lokasi tersebut, petugas kembali mengamankan puluhan warga negara asing yang terdiri dari warga negara China dan Taiwan.

 

Tak berhenti di situ, polisi juga menemukan dugaan lokasi operasi lainnya di Jalan Raya Darmo Permai I Nomor 79 Surabaya. Namun saat dilakukan penggerebekan, lokasi tersebut kembali ditemukan dalam keadaan kosong dan telah ditinggalkan para penghuni.

 

Walaupun demikian, hasil penyelidikan mengarah pada sosok berinisial A yang diduga menjadi salah satu pengelola jaringan. Polisi kemudian melakukan penangkapan lanjutan terhadap sejumlah warga negara asing lainnya yang diduga masih terhubung dengan sindikat tersebut.

 

Kasus ini terus berkembang hingga ke wilayah Solo, Jawa Tengah. Polisi menduga terdapat seorang pimpinan jaringan berinisial S yang mengendalikan operasi di wilayah tersebut dan memiliki keterkaitan dengan jaringan di Surabaya.

 

Namun saat petugas mendatangi lokasi di Solo, tempat tersebut juga sudah ditinggalkan. Polisi hanya menemukan 24 koper milik penghuni yang diduga kabur sebelum penggerebekan dilakukan.

 

Penyelidikan lalu berlanjut hingga ke Bali. Di Pulau Dewata, aparat kembali berhasil mengamankan lima warga negara Taiwan dan enam warga negara China yang diduga merupakan bagian dari jaringan yang sama.

 

Hingga saat ini, total korban yang berhasil diidentifikasi mencapai 44 orang. Polisi masih terus melakukan pendalaman untuk membongkar keseluruhan struktur jaringan serta kemungkinan adanya pelaku lain yang masih buron.

 

Dalam pengungkapan kasus besar ini, pihak kepolisian juga bekerja sama dengan Interpol guna melakukan koordinasi lintas negara terkait keberadaan korban maupun pelaku yang diduga berada di China dan Jepang.

 

“Kami terus melakukan pengembangan terhadap seluruh informasi yang diperoleh. Koordinasi internasional juga terus dilakukan untuk mengungkap jaringan ini secara menyeluruh,” tegas pihak kepolisian.

 

Kasus ini menjadi perhatian serius karena diduga melibatkan jaringan kejahatan internasional dengan modus penipuan online modern yang terstruktur dan berpindah-pindah lokasi demi menghindari aparat penegak hukum.

 

Pihak kepolisian memastikan proses penyelidikan akan terus dikembangkan guna memburu seluruh pelaku serta mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang masih aktif beroperasi di Indonesia.

 

 

 

ALDERA NEWS

 

Berani • Tajam • Terpercaya

 

( Redaksi)

Artikel Terbaru
Minggu, 13 Sep 2026 15:08 WIB | Info Publik

Maulid Nabi di Simokerto, Modin Modina Teguhkan Komitmen Melayani Umat

SURABAYA | ALDERA NEWS – Semangat memperkuat pelayanan kepada masyarakat terus digaungkan Paguyuban Modin Modina Kecamatan Simokerto. Momentum Maulid Nabi M ...
Minggu, 13 Sep 2026 01:17 WIB | Peristiwa

Lomba Mewarnai Warnai Semarak Posyandu Ceria, Edukasi Kesehatan Ibu dan Balita Digelar di Kaza Mall

SURABAYA | ALDERA NEWS – Kegiatan Posyandu Ceria yang dirangkai dengan lomba mewarnai berlangsung meriah di Kaza Mall, Surabaya. Kegiatan yang digelar di l ...
Minggu, 13 Sep 2026 01:01 WIB | Info Publik

DLH Surabaya Turun ke Kali Seng, Trash Boom Dipasang dan Warga Diajak Hentikan Kebiasaan Buang Sampah ke Sungai

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan terus dilakukan Pemerintah Kota Surabaya. Kali Seng yang berada di kawasan perbatasan K ...
Minggu, 13 Sep 2026 00:05 WIB | Info Publik

Tiga Pilar Simokerto Patroli Skala Besar Tengah Malam, Titik Rawan dan Gengster Jadi Sasaran

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran tiga pilar Kecamatan Simokerto, Surabaya. Patroli skala besar ...
Sabtu, 12 Sep 2026 18:30 WIB | Peristiwa

Petunjuk P-19 Buka Babak Baru, Penyidik Polrestabes Surabaya Dalami Dugaan Pencabulan 2019

SURABAYA | ALDERA NEWS – Penanganan kasus dugaan pencabulan yang terjadi pada 2019 kembali memasuki tahap pendalaman. Penyidik Satres PPA-PPO Polrestabes S ...
Sabtu, 12 Sep 2026 12:16 WIB | Peristiwa

Kejar-kejaran di Jalan Kenjeran, Pemuda Surabaya Dibekuk Bawa 3.000 Pil Y

SURABAYA | ALDERA NEWS – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya berhasil meringkus seorang pemuda berinisial AS (23) yang diduga terlibat d ...