SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran tiga pilar Kecamatan Simokerto, Surabaya. Patroli skala besar kembali digelar pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 12 September 2026, dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan dan kejahatan jalanan.
Kegiatan patroli tersebut difokuskan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi kejahatan jalanan, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), aksi gengster, hingga balap liar yang kerap meresahkan masyarakat.
Patroli tiga pilar ini diawali dengan apel bersama sebagai bentuk kesiapan personel sebelum melaksanakan kegiatan di lapangan.
Dalam arahannya, Kapolsek Simokerto Kompol Zainur Rofik, S.H., menekankan agar personel tidak sekadar melakukan patroli secara mobile, tetapi terlebih dahulu memprioritaskan titik-titik yang dianggap rawan.
Arahan tersebut menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan patroli, sehingga pergerakan personel diarahkan ke sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya kelompok pemuda, aksi balap liar, maupun potensi terjadinya kejahatan jalanan.
“Patroli diutamakan pada titik-titik rawan yang menjadi sasaran terlebih dahulu,” menjadi salah satu penekanan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Kegiatan patroli juga melibatkan unsur tiga pilar wilayah Kecamatan Simokerto. Turut hadir Camat Simokerto Noervita Amin, S.H., M.Si., bersama Lurah Simolawang Satriyo Soesanto, serta didampingi Kanit Intel Polsek Simokerto Ipda Eko Nugroho.
Sinergitas antara unsur kepolisian, pemerintah kecamatan dan kelurahan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga situasi keamanan wilayah, terutama pada waktu malam hingga dini hari yang dinilai memiliki potensi munculnya berbagai gangguan kamtibmas.
Patroli dimulai sekitar pukul 23.00 WIB. Personel bergerak menyusuri sejumlah wilayah dan titik rawan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Selain mengantisipasi tindak kriminalitas, patroli juga menjadi langkah preventif untuk mencegah munculnya aksi kelompok yang berpotensi mengganggu ketenangan warga, termasuk gengster serta aktivitas balap liar.
Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus menjadi upaya pencegahan sebelum terjadinya tindak pidana.
Patroli tiga pilar tersebut dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan kondusif. Kolaborasi lintas sektor juga dinilai penting agar persoalan keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi dapat ditangani secara bersama-sama melalui sinergi pemerintah wilayah dan masyarakat.
Dengan patroli yang menyasar langsung titik-titik rawan, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat ditekan, khususnya pada jam-jam malam ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang.
Jajaran tiga pilar Kecamatan Simokerto juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan aktivitas mencurigakan maupun potensi gangguan kamtibmas.
Langkah preventif melalui patroli rutin tersebut menjadi salah satu upaya untuk memastikan wilayah Simokerto tetap aman dan kondusif, sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang sedang beraktivitas maupun beristirahat pada malam hari.
ALDERA NEWS – berani tajam terpercaya
( Redaksi)
Editor : Redaksi