x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

GEMPUR NARKOBA! Polda Riau Ringkus 557 Tersangka, Barang Bukti Miliaran Rupiah Disita dalam Operasi Antik LK 2026

Avatar Redaksi

Peristiwa

ALDERA NEWS | RIAU — Komitmen tegas dalam memerangi peredaran narkotika kembali dibuktikan oleh Polda Riau. Melalui pelaksanaan Operasi Antik Lancang Kuning 2026, jajaran Direktorat Reserse Narkoba bersama seluruh polres di wilayah hukum Riau berhasil membongkar ratusan kasus narkoba dan mengamankan ratusan pelaku dari berbagai jaringan peredaran gelap.

 

Dalam operasi besar yang berlangsung selama dua pekan, mulai 16 April hingga 7 Mei 2026 tersebut, aparat kepolisian berhasil mengungkap 435 laporan polisi dengan total 557 tersangka diamankan dari berbagai daerah di Provinsi Riau.

 

Wakapolda Riau, Hengki Haryadi, menegaskan bahwa operasi ini merupakan bentuk keseriusan institusinya dalam menyelamatkan masyarakat dari ancaman narkotika yang terus merusak generasi bangsa.

 

“Pengungkapan ini bukan hanya sekadar penegakan hukum, tetapi bentuk nyata penyelamatan masyarakat dari kehancuran akibat narkoba,” tegasnya dalam konferensi pers, Selasa (12/5/2026).

 

Dari total tersangka yang diamankan, sebanyak 530 orang laki-laki dan 27 perempuan. Polisi melakukan penahanan terhadap 487 tersangka, sementara 70 lainnya menjalani rehabilitasi sesuai hasil asesmen.

 

Menariknya, profesi para pelaku cukup beragam. Data kepolisian menunjukkan mayoritas tersangka berasal dari kalangan pengangguran sebanyak 182 orang, disusul wiraswasta 168 orang, petani 77 orang, dan buruh 44 orang. Kondisi ini menunjukkan bahwa peredaran narkotika telah menyasar hampir seluruh lapisan masyarakat.

 

Tak hanya menangkap pelaku, aparat juga berhasil menyita berbagai jenis barang bukti narkotika dalam jumlah fantastis. Barang haram yang diamankan meliputi:

 

31,85 kilogram sabu

 

2.319 butir ekstasi

 

110,74 gram ganja

 

62 butir happy five

 

761 cartridge diduga mengandung etomidate

 

 

Selain itu, polisi turut menyita uang tunai sebesar Rp159,8 juta, lima unit mobil, satu unit speedboat, 128 unit sepeda motor, serta ratusan telepon genggam yang diduga berkaitan dengan aktivitas jaringan narkotika.

 

Menurut Wakapolda, apabila seluruh barang bukti tersebut berhasil beredar di masyarakat, nilai ekonominya diperkirakan mencapai Rp34,85 miliar dan berpotensi merusak lebih dari 162 ribu jiwa.

 

Polda Riau juga menegaskan akan menerapkan hukuman berat terhadap seluruh pelaku, terutama jaringan besar dan bandar narkoba. Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Narkotika, Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), hingga ancaman maksimal berupa hukuman mati atau penjara seumur hidup.

 

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Putu Yudha Prawira mengungkapkan salah satu pengungkapan terbesar terjadi di wilayah Kepulauan Meranti pada 27 April 2026.

 

Dalam operasi di jalur perairan Selat Akar, Kecamatan Tasik Putri Puyu, aparat Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba menggunakan jalur laut. Dua tersangka berinisial K dan S asal Bengkalis ditangkap bersama barang bukti sekitar 27 kilogram sabu serta ratusan cartridge yang diduga mengandung zat berbahaya etomidate.

 

Petugas juga menyita satu unit speedboat yang dipakai para pelaku untuk menjalankan aksinya.

 

Kombes Putu menegaskan, jalur perairan masih menjadi salah satu titik rawan penyelundupan narkotika di wilayah Riau. Karena itu, pihaknya akan terus memperketat pengawasan dan meningkatkan operasi pemberantasan narkoba secara berkelanjutan.

 

“Polda Riau berkomitmen penuh melakukan penindakan tegas terhadap seluruh jaringan narkotika demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” ujarnya.

 

Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk aktif membantu pemberantasan narkoba dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. Aduan terkait penyalahgunaan dan peredaran narkotika dapat disampaikan melalui layanan WhatsApp yang telah disediakan oleh kepolisian maupun melalui Call Center 110.

 

Perang terhadap narkoba, kata kepolisian, tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat agar mata rantai peredaran barang haram tersebut dapat diputus hingga ke akar-akarnya.

 

 

 

ALDERA NEWS

Berani • Tajam • Terpercaya

 

( Redaksi)

Artikel Terbaru
Senin, 20 Jul 2026 20:32 WIB | Info Publik

Modus Licik Curi Ban Mobil Terbongkar, Polsek Simokerto Ringkus Pelaku di Surabaya

SURABAYA | ALDERA NEWS – Aksi pencurian dengan modus tak biasa terjadi di kawasan Kapasan Dalam, Kecamatan Simokerto, Surabaya. Seorang pelaku nekat menggasak e ...
Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB | Olahraga dan Otomotif

Spanyol Hancurkan Mimpi Argentina! Dominasi La Furia Roja Antar Trofi Piala Dunia Kembali ke Negeri Matador

METLIFE | ALDERA NEWS – Langkah Argentina untuk mempertahankan gelar juara dunia akhirnya terhenti. Tim berjuluk Albiceleste harus mengakui keunggulan Spanyol s ...
Senin, 20 Jul 2026 19:10 WIB | Info Publik

Langkah Tegas Ditjenpas! 115 Napi Risiko Tinggi Digeser ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

SIDOARJO | ALDERA NEWS – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) kembali mengambil langkah strategis dalam memperkuat sistem keamanan lembaga p ...
Senin, 20 Jul 2026 18:36 WIB | Info Publik

Anak Angkat Diduga Dalangi Pembunuhan Ayah Angkat di Nganjuk, Kekasih Turut Terlibat

NGANJUK | ALDERA NEWS – Kepolisian Resor (Polres) Nganjuk berhasil mengungkap fakta mengejutkan di balik kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Gatot Tri W ...
Senin, 20 Jul 2026 16:22 WIB | Info Publik

🚨 Bongkar Jalur Sabu Sampang–Sumenep! Tiga Pengedar Diciduk, Polisi Sita Belasan Gram Narkotika Siap Edar

SUMENEP | ALDERA NEWS – Komitmen Polresta Sumenep Polda Jawa Timur dalam memerangi peredaran gelap narkotika kembali dibuktikan melalui pengungkapan jaringan p ...
Senin, 20 Jul 2026 09:25 WIB | Polri

Polsek Duduksampeyan Laksanakan Pengecekan Pemeliharaan Ikan, Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

GRESIK – Sebagai tindak lanjut Program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan, Kapolres G ...